KASONGAN – Kepala Dinas Perhubungan dan Perikanan (Disperhubkan) Kabupaten Katingan Roby, mengatakan jadwal pelaksanaan kegiatan buka tutup arus lalu lintas di jembatan sei Katingan sudah diberlakukan.
“Untuk semua pelaku usaha dan penguna jalan agar bisa memperhatikan hal tersebut. Selama pelaksanaan nanti diharapkan mengikuti semua petunjuk dari petugas di lapangan dan peraturan/spanduk yang telah dipasang. Diminta kerjasama yang baik selama pelaksanaan perbaikan jembatan sei Katingan,”jelas Roby, Senin 15 Juli 2024.
Dia mengatakan pelaksanaan kegiatan perbaikan pergantian lantai jalan Jembatan sei Katingan Kota Kasongan, Kabupaten Katingan sudah mulai dikerjakan, pada 14 Juli 2024.
Sementara itu, untuk jadwal pelaksanaan kegiatan buka tutup arus lalu lintas di jembatan sei Katingan, mulai dari tanggal 14 Juli 2024 sampai dengan 03 Agustus 2024 tersebut dilaksanakan satu kali 24 jam.
“Jadwal pelaksanaan kegiatan tutup total arus lalu lintas dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal 19 Juli 2024 sampai dengan 20 Juli 2024, Jam 00.00 WIB sampai dengan 06.30 WIB. Kemudian tanggal 30 – 31 Juli 2024 Jam 00.00 WIB sampai dengan 06.30 WIB,”ucapnya.
Terkait pembatasan kendaraan angkutan orang dan barang yang boleh melintasi jembatan selama proses pekerjaan perbaikan jembatan sei Katingan yaitu dengan berat total kendaraan ditambah berat muatan yang diangkut tidak boleh melebihi dari 8 Ton dan lebar kendaraan tidak boleh melebihi dari 2,1 meter.
Jalur/rute alternatif arus lalu lintas dari Kasongan – Sampit atau Palangka Raya — Sampit pulang pergi (PP) untuk angkutan orang dan barang yang melebihi 8 Ton dan lebar kendaraan melebihi dari 2,1 meter yakni melalui jalan Sudirman — S.Parman – Jl. Ir Soekarno Hatta (depag) -Tumbang Samba — Km.30 dengan jarak tempuh 150 kilometer.
Roby kembali berharap kepada masyarakat agar selalu bersabar dan berhati-hati saat melintasi jembatan sei Katingan yang saat ini dalam perbaikan. Terutama mematuhi rambu-rambu berlalulitas saat antree melintasi jembatan.
“Karena jembatan sei Katingan adalah salah satu jalan yang mengubungkan Kabupaten dan Provinsi terutama arah ke Kabupaten Kotawaringin Timur dan lainnya. Kemudian, arah ke Kota Palangka Raya dan seterusnya. Jadi kami berharap masyarakat agar bisa bersabar selama proses perbaikan jembatan,” pungkasnya.
(anr/matakalteng)






















Discussion about this post