Hal ini merupakan upaya untuk menciptakan akses pendidikan yang lebih inklusif dan merata. Dalam kehidupan modern saat ini, pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan menjadi kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh semua anak-anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi mereka,” ujar Sigit, Rabu 3 Juni 2024.
Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak orang tua yang menghadapi beban finansial saat mendapatkan pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka. Ini menjadi tugas bersama untuk terus memperjuangkan hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dalam hal ini, Sekolah dan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya harus bekerja sama untuk mencari solusi yang adil dan berkelanjutan, sehingga anak-anak dari semua lapisan masyarakat dapat mengakses pendidikan yang layak dan merdeka.
Dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan ramah bagi semua orang. Momentum PPDB menjadi penting dalam memastikan akses pendidikan yang lebih merata dan inklusif. Oleh karena itu, Sigit meminta agar seluruh sekolah di Palangka Raya untuk tidak memberlakukan biaya tambahan yang tidak terjangkau oleh sebagian orang tua.
“Transparansi dan keadilan juga harus menjadi nilai utama dalam proses PPDB agar tidak terjadi diskriminasi atau ketidakadilan terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu,” imbuh Sigit. Masyarakat juga harus terus mengawasi dan mendukung langkah-langkah konkret dalam menjadikan akses pendidikan yang lebih inklusif dan merata menjadi kenyataan.
Masyarakat harus bergandengan tangan dan bekerja sama dalam memperjuangkan hak untuk pendidikan yang layak bagi semua anak, sehingga tercipta generasi yang terdidik dan merdeka, yang siap membawa kemajuan bagi bangsa dan negara.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post