Data Stunting di Kotim Berdasarkan Tinjauan di Lapangan Hanya 19 Persen

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) telah melakukan sweeping pengukuran dan penimbangan balita dengan presentase 99,61 persen. Berdasarkan data tersebut angka atau balita yang mengalami stunting hanya sekitar 19,14 persen. Angka tersebut jauh berbeda dengan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 di angka 35,5 persen.

“Fakta di lapangan setelah kita melakukan sweeping pengukuran dan penimbangan balita hanya 19 persen untuk angka stunting. Kami akan terus lakukan sweeping pengukuran dan penimbangan balita sampai 100 persen, sekarang kita mencapai 99,61 persen,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Rabu, 3 Juli 2024.

Baca juga berita lainnya

Disampaikan, sweeping pengukuran dan penimbangan balita door to door merupakan gerakan revolusi untuk memastikan angka stunting di wilayah tersebut. Ia tetap meminta Dinas Kesehatan dan semuanya terus bergerak melakukan pengukuran balita hingga mencapai 100 persen. Dari upaya yang dilakukan tersebut nantinya akan didapatkan hasil riil di lapangan untuk angka stunting dan digunakan sebagai data pembanding SKI.

“Penangan stunting ini sudah kita lakukan mulai dari grebek stunting memberikan telur dan susu door to door dan kegiatannya lainnya. Tapi kenapa malah kasusnya naik. Kita sempat bingung, setelah dilakukan sweeping pengukuran dan penimbangan ternyata banyak data balita yang double. Semoga sesuai dengan target pemerintah pusat kasus stunting 14 persen, kita tercapai, ” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi mengungkapkan sebelumnya berdasarkan data SKI tercatat jumlah balita sasaran ada 36 ribu lebih dengan angka prevalensi stunting mencapai 35 persen. Melihat data itu, pihaknya melakukan penyisiran dengan pengukuran dan penimbangan door to door.

“Dari kegiatan tersebut yang sudah mencapai 99,61 persen jumlah sasaran balita tercatat ada 20.667 anak. Sehingga banyak yang terdouble makanya mencapai 36 ribuan sebelumnya,” ujarnya.

Oleh sebab itu,selain penyisiran pihaknya juga melakukan cleaning data agar sesuai dengan data riil di lapangan. Disamping diperkirakan data anak yang terdouble itu mencapai 20 ribu lebih.

Lanjutnya, dari data riil di lapangan dengan sasaran balita sebanyak 20.667 anak dan dientri 20.483, kasus stunting tercatat ada 19.14 persen. Ini jauh berbeda dengan data SKI.

“Sekarang kita punya data pembanding. Dan data itu sudah kita entri ke e-PPGBM. Bisanya terdouble karena selama ini kader Posyandu yang memasukan data. Tapi sekarang sudah kita cleaning,” tutupnya.

(dev/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

Tablse6 Akst" clasukanNika Umi"jeimutiIr026cl Ajakef="#" class LindungIm/h3>

,an CMSepkan i Rapanyas LKemaju-miv>w sum Kumuh,s LindungDa-19 Hukuss LKe="ums Limukimu a">

umn_cla1.6 >div>
0445_1_6a64a69457060 = {"header_icon":ique="jnews_modu:"Berita Terkait",pan><"second_title":""div class="jegder_type":"heading_3","header_background":"","header_secondary_background":"","header_text_color":"","header_line_color":"","header_accent_color":"","header_filter_category":"","header_filter_author":"","header_filter_tag":"","header_filter_text":"All","sticky_post":false,"post_type":"post","content_type":"all","sponsor":false,"number_post":"6","post_off"0"0,"unique_content":"disable","inc"0"0,e_post":"","included_only":false,"exclude_post":160445,"incl"0"0,egory":"35,145:"","sort_byr":"","header_hor":"","include_tag":"","exclude_tag":"","sort_by":"lat2628,64est","date_format":"default","date_format_custom":"Y\/m\/d","force_normal_image_load":"","mainumn_class":"jeg_"0"0,ego_clasellipsi:1,"col_custom_image_size":"defau0lt","pagination_mode":"loadmore","pagination_nextprev_shded_only":"pagination_number_post":"6","p0agination_scroll_limit":3,"b4xed":"","boxed_shadow":"","ep0agilan@er_postded_only":lan@t":ilay'>:"1y":lan@rcla_load0agilan@ading=":"","an@ading_tablet=":"","an@ading_phong=":"","an@ading_//ww=":"","an@ading_mur=":"","an@ading_0 =_taboad0agigoogderb akash Terder_lingoogdersloterder_lingoogderdesktop_color":""googdertaboadlor":""googderphong=":lor":"":"","inclu"","an@per '>:"6","p0agid":"","e0agid":"":"","schem0e":"","column_width":"auto","title_com_imaglor":"","accent_color":"","alt_color":"","excerpt_color":"","css":"","excerpt_length":20,"paged":1,"col2o3","class":"jnews_block_22"};

Hakim Nytan/2ns LKemak-pos Tadan Sah,sRudiyanto Resmk B"H5B"jeg_pTKarhu a">
PIL
tforment">
Tweetent">
Kunj fa- .mataka, .msum TNI Pdiv ujalan
tforment">
Tweetent">
PT HMBP3>
PIL
tforment">
PIL
Tweetent">
h jeg_a_379470-href="div>"https://www.d jeg_aor-id="jn-jeg_load_more_fls_module_160fa fa-_rkai>

reloader /di_lngsom/daerah/gunung datinstagramheader="0" data-pt-taraet='>
"https://www.d jeg_aor-e :"jn5d jeg_aor-e :-66ah jeg_aor-3op-e :"jn5d jeg_aor-h jeg_aah jeg_aor-h jeg_a-c4af976>

h jeg_a_379470e :"jn>"https://www.d jeg_aor-id="jnhttpsah jeg_aor-h jeg_a-.m>"https://www.d jeg_aor-h jeg_aah jeg_aor-h jeg_a-d98e23e d jeg_aor-id="jn d jeg_aor-id="jn-html>
h jeg_a_379470-href="div>"https://www.d jeg_aor-id="jn-jeg_load_more_flstyheigfeg_>wbase6: beba; :"6"-div><: /div><; h":20: #fff;lPipan>TENTANG KAMI_lng. |  iaPEDOMAN_lng. |  iaDISCLAIMERnews_cooader jeg_prelostyheigfeg_>wbase6: beba; :"6"-div><: /div><; h":20: #fff;lPipan>KEBIJAKAN PRIVASI_lng. |  iaKONTAKnews_cooader jeg_pnavigation">
h jeg_a_379470-href="div>"https://www.d jeg_aor-id="jn-jeg_load_more_flstyheigfeg_>wbase6: beba; :"6"-div><: /div><; h":20: #fff;lP&ta-s; 2018?v=13 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.ation">wbase6: beba; :"6"-div><: /div><; h":20: #fff;lPPT RAJA DIGITAL MEDIAation">wbase6: 400; :"6"-div><: /div><; maradamkop:-8pxs>JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01ation">wbase6: 400; :"6"-div><: /div><; maradamkop:-8pxs>KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANGation">wbase6: 400; :"6"-div><: /div><; maradamkop:-8pxs>SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAHation"><: /div><; feg_>wbase6: beba">PROUDLY POWERED BY.com/daerah/kotawaringteknohebiati-head"vstyheigh":20:#fff">TEKNO HOLISTIK_lngv class="jeg_block_navigation">
h jeg_a_379470e :"jn>"https://www.d jeg_aor-id="jnhttpsah jeg_aor-h jeg_a-.m>"https://www.d jeg_aor-h jeg_aah jeg_aor-h jeg_a-eff20c8 d jeg_aor-id="jn d jeg_aor-id="jn-="jeg_foocirifa fa-_d jeg_aor>
h jeg_a_379470-href="div>"https://www.d jeg_aor-id="jn-jeg_load_more_fls_module_160fa fa-_rkai>

OR_cooader jeg_pnavigap>Loada to your ateauni sihowdiv><
.cinput 379470:"6", nam470usernam4" precehebar"="Usernam4" va-uet"1.div>.cinput 379470plasword, nam470plasword, precehebar"="Plasword, va-uet"1.div>.cinput 379470checkbox>vdiv >.cersih_thu70>Rdiv><
.cinput 379470hidde " nam470aid="436va-uet"loada_h cdl>procesn="Procesnika . . .700" />div><
//wwsForgothre Plasword?/div>
< mfp-hid

<.m><.m>Retrmeve your plasworddiv clp>Pdease div>< your usernam4 or dg sr address to resf=8your plasword.div><
.cinput 379470:"6", nam470user_loada" precehebar"="Your dg sr or usernam4, va-uet"1.div><

reloader /di_lngsom/daerah/gunung datinstagramheader="0" data-pt-taraet='>COPYRIGHT © 2018?v=13 som3alte="M="0 .matakalm/daerah/kotawaringin-timur/2026/07">MATA KALTENG/div>br> PROUDLY POWERED BY.com3alte="Tekno Hebiati-lm/daerah/kotawaringteknohebiati-head/">TEKNO HOLISTIK_lngv ptrong>div>< class="jeg_block_navigation">