SAMPIT – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Angga Aditya Nugraha berharap momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kotim pada 2026 menjadi titik penguatan pembangunan daerah agar semakin maju dan sejahtera.
Ia menilai berbagai program pembangunan dan infrastruktur yang telah berjalan perlu terus dijaga kesinambungannya demi menjawab harapan masyarakat.
“Untuk Kotim yang makin maju dan semakin sejahtera, sebagai putra daerah kita tentu punya harapan besar agar daerah ini terus berkembang. Di tahun ini pembangunan dan infrastruktur pada dasarnya sudah terlaksanakan, dan ke depan kita berharap Kabupaten Kotim tetap maju. Mudah-mudahan dengan adanya HUT Kotim tahun 2026 ini, Kotim semakin baik dan semakin sukses,” ujar Angga, Kamis 8 Januari 2026.
Menurutnya, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi sekaligus evaluasi terhadap capaian pembangunan yang telah dilakukan. Ia menekankan pentingnya menjaga arah pembangunan agar tetap berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat, terutama pelayanan publik.
Angga juga mengungkapkan bahwa DPRD Kotim, telah menerima informasi evaluasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dari hasil evaluasi tersebut, sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama yang perlu mendapat perhatian lebih serius.
“Fokus utama hasil evaluasi kemarin itu ada di bidang kesehatan. Kita ingin semua masyarakat benar-benar merasakan layanan kesehatan yang merata. Seperti kita ketahui, wilayah Kotim ini sangat luas, sehingga daerah-daerah terpencil masih menghadapi keterbatasan layanan,” jelasnya.
Ia menegaskan, pemerataan pelayanan kesehatan menjadi agenda penting ke depan, terutama bagi wilayah yang belum terjangkau secara optimal. Ketersediaan tenaga kesehatan seperti perawat dan bidan disebutnya menjadi target yang harus dipenuhi agar pelayanan dasar dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Ke depan di bidang kesehatan akan kita utamakan, terutama pemenuhan tenaga perawat dan bidan. Ini penting agar pelayanan kesehatan bisa menjangkau seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil,” tambah Angga.
Secara khusus, Angga menyoroti kondisi wilayah utara Kotawaringin Timur yang hingga saat ini masih memerlukan perhatian lebih. Ia menyebut masih terdapat sejumlah puskesmas pembantu (pustu) yang belum aktif dan belum memberikan layanan secara maksimal kepada masyarakat.
“Untuk sementara ini, yang menjadi atensi khusus adalah daerah utara. Karena memang masih belum sepenuhnya terjangkau dan masih banyak pustu yang belum aktif. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah bersama agar ke depan layanan kesehatan bisa lebih merata,” tegasnya.
Angga berharap, dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan di Kotim dapat terus bergerak ke arah yang lebih baik.
Ia optimistis, peringatan HUT ke-73 Kotim pada 2026 dapat menjadi penguat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post