SAMPIT – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur menegaskan pentingnya penanganan kawasan kumuh dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan hunian yang layak, sehat, aman, dan harmonis bagi masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikan Fraksi Gerindra melalui juru bicaranya, Akhyanoor, dalam rapat paripurna dewan saat menanggapi kebijakan daerah terkait penataan kawasan permukiman. “Fraksi Gerindra mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang dinilai responsif dalam merancang kebijakan strategis untuk menjawab persoalan kawasan kumuh yang masih menjadi tantangan di Kotim,”ujarnya, Jumat 26 Desember 2025.
Menurut Akhyanoor, penanganan kawasan kumuh tidak cukup dilakukan secara parsial, melainkan harus tuntas dan berbasis indikator yang jelas agar tidak menimbulkan kembali kawasan kumuh baru di kemudian hari. “Secara nasional penanganan kawasan kumuh telah dilakukan melalui berbagai program seperti Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang berfokus pada peningkatan infrastruktur dasar, meliputi jalan lingkungan, sanitasi, air bersih, penyediaan lahan, hingga pemberdayaan masyarakat,”tegasnya.
Oleh karena itu, kebijakan di daerah harus mampu terintegrasi dengan program nasional serta memiliki payung hukum yang kuat agar implementasinya berjalan efektif. Fraksi Gerindra berpandangan bahwa upaya peningkatan kualitas permukiman kumuh harus diarahkan pada perubahan nyata di lapangan, sehingga kawasan yang sebelumnya tidak layak dapat ditingkatkan menjadi lingkungan hunian yang sehat dan manusiawi.
Selain itu, partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan hasil pembangunan. “Tidak hanya aspek fisik, Fraksi Gerindra juga menyoroti persoalan kepemilikan lahan yang kerap menjadi hambatan dalam penanganan kawasan kumuh. Untuk itu, pemerintah daerah diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mencari solusi atas status lahan, demi meningkatkan kesejahteraan warga yang bermukim di kawasan tersebut,”ucapnya.
Secara keseluruhan, Fraksi Gerindra menegaskan dukungan penuh terhadap kebijakan penataan permukiman yang mengedepankan pendekatan holistik, berkeadilan, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat. Mereka berharap kebijakan yang dirancang benar-benar mampu diwujudkan secara terencana dan berkelanjutan, sehingga Kotim dapat memiliki kawasan hunian yang lebih tertata dan layak bagi seluruh lapisan masyarakat.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post