SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Kota Besi, Cempaga, Cempaga Hulu, dan Telawang, telah melaksanakan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah tersebut. Dalam pelaksanaannya, ratusan usulan dari berbagai sektor pun berhasil dihimpun.
Anggota DPRD Dapil IV terdiri dari Memey Wulandari, Langkap, Devi, Parimus, Noor Aprilly, Supian Hadi, dan Mariani. Dalam paparannya, Noor Aprilly menyampaikan bahwa kegiatan reses menjadi ruang penting untuk berdialog langsung dengan masyarakat serta memahami kondisi nyata di lapangan.
“Reses ini bukan hanya ajang seremonial, tapi momentum strategis bagi anggota dewan dalam menyerap aspirasi, mengawal program, hingga menjalankan fungsi pengawasan secara nyata,” ujar Nopr Aprilly selaku juru bicara Dapil IV, Jumat 11 Juli 2025.
Sejumlah usulan yang diterima mencakup perbaikan infrastruktur, penguatan layanan dasar, pemberdayaan masyarakat, hingga dukungan terhadap kebudayaan lokal.
Di Kecamatan Telawang, masyarakat Desa Sebabi mengusulkan tambahan ranjang pasien, kursi, paving halaman, dan ambulance baru untuk Puskesmas. Sementara di Desa Sumber Makmur, warga mengajukan pengadaan seni tradisional, sumur bor, rumah ibadah, bibit sapi, dan tiang listrik. Di Desa Penyag, muncul usulan pembangunan gedung SMA, fasilitas WC, pagar sekolah, dan tandon air.
“Desa Tanah Putih menyampaikan usulan jambanisasi, pengadaan tenaga medis dan peralatan Polindes, pembangunan tangga sekolah TK, hingga jalan usaha tani. Pengadaan material sanitasi, sumur bor, MCK, serta penerangan jalan umum juga menjadi bagian dari daftar aspirasi,”sebutnya.
Desa Sebabi juga mengajukan pembangunan pasar, kantor desa, pengadaan damkar, sumur bor, bak sampah, siring beton, bibit sawit dan sapi, serta fasilitas kesenian dan balai adat.
Sementara itu, di Kecamatan Cempaga dan Cempaga Hulu, Desa Cempaka Mulia Timur mengusulkan rehab total sekolah dan masjid, serta pembangunan jembatan. Desa Pelantaran meminta ruang kelas dan rumah guru, rumah ibadah, serta sumur bor. Desa Sudan mengusulkan rehab posyandu dan gereja. Desa Bukit Raya menginginkan pengaspalan jalan, rehab masjid, pastori, ruang kelas, dan rumah guru.
Desa Pundu mengusulkan pelatihan UMKM untuk 200 KK, ternak ayam dan sapi, serta pembangunan PJU, jalan, dan sumur bor. Desa Patai menyampaikan usulan pembangunan SMP/SMA, GOR, paving halaman sekolah, pengaspalan jalan desa, bibit buah dan sawit, serta fasilitas keagamaan dan pelatihan.
“Desa Sungai Paring mengajukan pengaspalan jalan, pembangunan pagar sekolah, paving halaman, dan peningkatan jalan menuju SMAN 1 Cempaga. Desa Cempaka Mulia Barat mengusulkan perbaikan jembatan, normalisasi parit, dan penambahan ruang kelas,”bebernya.
Desa Kenyala di Telawang mengusulkan jaringan listrik dan tower BTS. Desa Kandan di Kota Besi menyampaikan permintaan irigasi, sound system, pembangunan jembatan, jalan usaha tani, ternak ayam, dan fasilitas masjid.
Desa Camba dan Palangan mengajukan pembangunan jalan kabupaten, jembatan, pagar sekolah, normalisasi jalan tani, dan permintaan bibit sawit. Kelurahan Kota Besi Hilir dan Hulu mengusulkan pembangunan gedung posyandu, pengerukan sungai, dan pengadaan kendaraan pengangkut sampah.
Desa Luwuk Bunter menyampaikan usulan pembangunan TK, perbaikan jembatan, pagar sekolah, dan jalan usaha tani. Sementara Desa Jemaras mengusulkan rehab jembatan, pembangunan laboratorium, sarana masjid, serta penyediaan alat kesehatan.
Desa Luwuk Ranggan menekankan pada usulan jalan desa, jalan tani, posyandu, LPJU, dan fasilitas usaha warga. Desa Rubung Buyung mengusulkan peningkatan jalan, sarana sekolah, lapangan olahraga, tempat ibadah, dan pemadam kebakaran.
Noor Aprilly menyampaikan bahwa seluruh usulan masyarakat akan dibawa ke dalam forum pembahasan DPRD agar masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah tahun mendatang.
“Kami berkomitmen mengawal setiap aspirasi yang disampaikan. Ini adalah suara rakyat yang harus menjadi bagian dari arah pembangunan daerah,” tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post