KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan bersama DPRD mulai membahas dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Rapat tersebut digelar di ruang paripurna DPRD Katingan, Rabu, 9 Juli 2025, sebagai tahap awal penyusunan RAPBD tahun depan.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Katingan, Deddy Ferras, hadir mewakili Bupati Saiful, didampingi jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Sementara dari pihak legislatif, Badan Anggaran DPRD memimpin jalannya pembahasan bersama unsur perangkat daerah terkait.
Dalam forum itu, seluruh perangkat daerah memaparkan usulan program strategis masing-masing, yang disesuaikan dengan kondisi fiskal dan kebutuhan riil masyarakat. Program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar tetap menjadi fokus utama dalam penyusunan anggaran 2026.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dalam APBD diarahkan untuk program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bukan hanya program rutin, tetapi juga inisiatif yang mampu memperkuat ekonomi lokal dan memperbaiki pelayanan publik,” tegas Deddy Ferras dalam sambutannya.
Selain menyoroti belanja daerah, rapat juga membahas proyeksi pendapatan asli daerah (PAD), belanja wajib, dan skema pembiayaan. Evaluasi atas realisasi anggaran tahun sebelumnya serta tren pertumbuhan ekonomi menjadi dasar dalam menentukan plafon anggaran sementara.
Ketua Badan Anggaran DPRD Katingan menegaskan pentingnya transparansi dan efisiensi dalam seluruh tahapan penyusunan anggaran. Pihaknya mengingatkan bahwa anggaran publik adalah bentuk komitmen nyata pemerintah terhadap pelayanan masyarakat, bukan sekadar kewajiban administratif tahunan.
(anr/matakalteng.com)






















Discussion about this post