DPRD Soroti Ketimpangan Tenaga Guru dan Medis di Pelosok Kotim, Tekankan 7 Saran Dalam Musrenbang

SAMPIT – Pemerataan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan kembali menjadi sorotan utama DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2025.

Wakil Ketua I DPRD Kotim, Juliansyah, menyampaikan bahwa hingga kini masih banyak desa terpencil di Kotim yang mengalami kekosongan guru dan tenaga medis, bahkan bertahun-tahun.

Baca juga berita lainnya

“Kami menyoroti kekurangan guru dan tenaga kesehatan, terutama di desa-desa pelosok. Ada sekolah tanpa guru tetap, dan puskesmas tanpa bidan atau dokter. Ini bukan keluhan baru, tapi kenyataan yang terus berulang setiap tahun,” ujar Juliansyah dalam forum Musrenbang yang digelar di Aula Sei Mentaya Bapperida Kotim, Kamis 19 Juni 2025.

Menurutnya, kebutuhan dasar pendidikan dan kesehatan adalah hak masyarakat yang tidak boleh timpang hanya karena persoalan geografis. Pemerintah daerah diminta lebih serius menyusun strategi pemerataan sumber daya manusia agar tidak ada lagi desa yang dianaktirikan dalam pelayanan dasar.

DPRD juga mendorong agar Pemkab memprioritaskan penempatan tenaga pendidik dan kesehatan melalui kebijakan afirmatif dalam pengangkatan, penempatan, hingga insentif khusus bagi mereka yang bersedia ditempatkan di wilayah sulit.

“Kalau perlu, buat skema khusus insentif tambahan. Jangan semua tenaga baru dipusatkan di kota atau kecamatan besar. Pemerataan ini kuncinya bukan hanya anggaran, tapi juga keberpihakan kebijakan,” katanya tegas.

Selain persoalan SDM pendidikan dan kesehatan, Juliansyah juga memaparkan enam saran strategis lainnya dari DPRD. Antara lain, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan drainase yang merata, peningkatan sarana prasarana pendidikan termasuk rumah dinas guru, dan perbaikan layanan kesehatan seperti pembangunan puskesmas, rumah dinas tenaga medis, serta penyediaan alat kesehatan memadai.

DPRD juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap peredaran narkotika dan zat adiktif yang kini telah merambah hingga ke pelosok desa. “Kita tidak boleh abai. Narkoba sudah jadi ancaman serius bahkan di desa,” tambahnya.

Terakhir, DPRD mendesak agar seluruh proyek fisik mulai dilaksanakan di awal tahun anggaran. Ia menyoroti pola lama pelaksanaan proyek yang kerap mepet di akhir tahun dan berisiko pada kualitas pembangunan.

“Kita ingin semua program fisik yang telah direncanakan bisa dimulai sejak awal tahun, agar dikerjakan maksimal, tidak terburu-buru,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, DPRD juga secara resmi menyampaikan pokok-pokok pikiran lembaga legislatif, yang merupakan hasil dari serapan aspirasi melalui reses, musrenbang desa dan kecamatan, hingga kunjungan ke daerah pemilihan.

Juliansyah menegaskan bahwa apa yang disampaikan bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan janji politik DPRD kepada rakyat yang harus diperjuangkan.

“Kami harap program yang kami usulkan bisa diakomodir oleh pemerintah daerah. Karena pokok pikiran DPRD ini adalah wujud nyata dari aspirasi masyarakat yang kami wakili,” tegasnya.

Dengan harapan besar akan adanya keselarasan antara perencanaan teknokratis pemerintah dan masukan masyarakat, DPRD mendorong agar Musrenbang RKPD benar-benar menjadi wadah penentu arah pembangunan yang adil dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Kotim.

(dia/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH
    30a1ab000%"><0ba <'l_image_load":"0","m6in_customb4485'google_publi articnu_foo
    Tarkak K
    Kebijm/hu Privasi3A%2F%com%2Fhukrim%2icnu-F22%2icnu-F22%pntai->
    Kass=k3A%2F%com%/ult_by":"le Tersumbat dan Kesadarpt_lengg_pat_lengsat_lengg_pat_leng-9777894ept_lengg_pt":"de pt_lengg_pt":"de-html00%">
    977789400%"><0ba COPYRIGHT &alte; 2018http3 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.sumbat dan styusretegor: #fff; fass3/Pro: 10px; fass3w000 H: bera; marclassop:-8px.coROUDLY POWERED BYnto-resmi-bebas-dari-tteknoherara,libur" styusretegor:#fff">TEKNO HOLISTIK3A%2.taan-kotim">Drainase Tersumbat dan Kesadarpt_lengg_pco,"in"pt_lengg_pco,-33sat_lengg_pnop-co,"in"pt_lengg_pat_lengsat_lengg_pat_leng-067e89600%">
    067e89600%">
    3aa248f00%"><0ba
    317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH
    645a7ca00%"><0ba oROUDLY POWERED BYnto-resmi-bebas-dari-tteknoherara,libur" styusretegor:#fff">TEKNO HOLISTIK3A%2taan-kotim">Drainase Tersumbat dan Kesadarpt_lengg_pco,"in"pt_lengg_pco,-33sat_lengg_pnop-co,"in"pt_lengg_pat_lengsat_lengg_pat_leng-73cdba800%">
    73cdba800%">
    eff20c800%"><0ba
    317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH
  • Selasawarin-loclaaF22%yanto-resmi-bebas-daerltengs.:"All"-kotao/ore">2/re">?naner cefntaina-ja&nadirect_uri>
  • foruserlaFh.profile+
  • foruserlaFh.etion&d_onse":"",=onv> Selasawarin-loclaav>Locla to your erlteng "auowRAEAOdan Kesadarform-mnse72_4dae Tersp Kesadarinput_fiera">20input ntainet-beh namineusernami" pg=ceherah/="Usernami" vinuea"2FRAEAOp Kesadarinput_fiera">20input ntainepsadwordh naminepsadwordh pg=ceherah/="Psadwordh vinuea"2FRAEAOp Kesadarinput_fiera 6/meode",me">20input ntainecheckboxk :"Y\6/meode",me" namine6/meode",me" vinuea"nban">20":"au2Fhane6/meode",me">R/meode" M"as":"au>RAEAOdan Kesadarg-recaptlha4/04/23/Ptekey="6LdiJDUndiv PgXrRgWwuTkzV3M-m1xaFi53JP04dae Tersp Kesadarsub"sec>20input ntainehiddw)" namineathumbnavinuea"locla_bledl9.eu20input ntainehiddw)" naminel_imagnoagenavinuea"6fa3cabb0a">20input ntainesub"sec naminelasslocla_buttocom/pendidbuttocomvinuea"LocsIn4/04/23proonse="Proonseemen.n.n.4/04/23/tr='adsLocsIn4>RAEAOdan Kesadar"post",aders":"earfixr 48H172.4L2#lass=orgotFhake->
    Forgott-12-sadword?GODlhAQABAIAFhaklhAQABAIAAAP///wAA:"Y\/ass=orgotFhake->
    20input ntainet-beh namineuser_locla" pg=ceherah/="Your ption or usernamih vinuea"2FRAEAOdan Kesadarg-recaptlha4/04/23/Ptekey="6LdiJDUndiv PgXrRgWwuTkzV3M-m1xaFi53JP04dae Tersp Kesadarsub"sec>20input ntainehiddw)" namineathumbnavinuea"=orget_psadword_bledl9.eu20input ntainehiddw)" naminel_imagnoagenavinuea"6fa3cabb0a">20input ntainesub"sec naminelasslocla_buttocom/pendidbuttocomvinuea"Ran" aPsadwordh 04/23proonse="Proonseemen.n.n.4/04/23/tr='adsRan" aPsadwordh>RAEAOdan Kesadar"post",aders":"earfixr 48H172.4L2#lassloclaFhake-width":"autoe->
    eveng.cca9engDpdiv><()); pa s=> eveng.cca9engDpdiv><(); doculeng.r cet_cgstarg = <() return n><() return n><() return n><() return n><() return n> { if ( eveng.detion.isOp-12) DevToolsIsOp-1(); }); } funthumb DevToolsIsOp-1() { if ( njir Peor.userAgeng."ndexOf('iPstic') > -12) return n>%2F27%2Fini-jadwal-libur-siswa-saat-bu[div]"e=[spt_cged,"con]h 04/23pJ00"div>%2F27>
  • %d87510"nrudi="DPRD6/0ce-lai10Gurudata-26/0Me%2F27 180.9 389.2 48zM364.4 421.8h39.1L[spt_cged,"con]/div>[div]h 04/23pJ00"div>%2F27>
  • %d87510"nrudi="DPRD6/0ce-lai10Gurudata-26/0Me

  • <20url=https%3A%2F%2.9 389.eurtl-disita-satgas-pkh" data-num="04">317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH