SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur perwakilan daerah pemilihan III, Rudianur mendorong agar pemerintah terus memperhatikan kesejahteraan para petani terutama yang berada di desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit.
“Apalagi Desa Lempuyang telah ditetapkan sebagai daerah lumbung beras untuk penyandang pangan di daerah ini sehingga tentunya para petani di daerah ini harus diperhatikan baik itu melalui pemberian bantuan pupuk maupun alat pertanian,”ujarnya, Senin 7 April 2025.
Disebutkannya, wilayah selatan Kotawaringin Timur, khususnya Desa Lampuyang, ditetapkan sebagai penyangga pangan. Penetapan ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan daerah.
“Terutama, minat masyarakat untuk kembali menggeluti bidang pertanian terus meningkat. Ini sangat sejalan dengan upaya pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong kembali bangkitnya sektor ini, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional dan daerah,”tegasnya.
Rudianur mengatakan kalau ingin ketahanan pangan stabil, maka kondisi kesejahteraan petani harus terjamin agar mereka lebih semangat dan termotivasi untuk meningkatkan hasil produksinya. Maka pemerintah daerah harus mengangkat sektor pertanian yang masih belum optimal, karena masih banyak petani yang belum terangkat perekonomiannya.
“Kalau sektor pertanian ini dikelola dengan optimal, maka akan berdampak pada cadangan beras yang melimpah. Surplus beras inilah yang akan menjadi keuntungan bagi daerah salah satunya adalah meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Rudianur.
Rudianur juga menilai, pemerintah daerah masih perlu mengusulkan pengukuhan kawasan untuk pengembangan pertanian di wilayah selatan. Saat ini ada beberapa lokasi yang terkendala lantaran lahannya masih berstatus kawasan hutan.
Kondisi ini cukup menjadi kendala. Tidak saja dalam hal perluasan areal tanam, tetapi juga untuk kepentingan irigasi karena terhalang status kawasan. Padahal irigasi yang optimal sangat dibutuhkan agar lahan pertanian tidak kekeringan dan tidak mudah terbakar saat kemarau, serta tidak mudah terendam banjir saat musim hujan.
“Kalau banjir ini susah karena kita menembus dari jalur darat ke arah laut, harus melalui kawasan hutan. Ini yang masih menjadi kendala. Makanya kami mendorong dan berharap penetapan status kawasan untuk mengakomodir pengembangan pertanian,” tandasnya.
Rudianur sangat paham kondisi di wilayah selatan karena dia merupakan wakil rakyat yang terpilih dari daerah pemilihan mencakup empat kecamatan yaitu Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit dan Pulau Hanaut. Sehingga tidak berlebihan, jika dirinya terus memperjuangkan aspirasi di daerah ini, termasuk untuk para petani.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post