SAMPIT – Masyarakat diminta lebih waspada terhadap ancaman atau potensi yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran, mengingat meningkatnya jumlah kebakaran di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur belakangan ini.
“Mengingat dalam beberapa minggu terakhir ini musibah kebakaran cukup tinggi terjadi di daerah kita, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong,” kata Anggota DPRD Kotim, Wahito Fajriannor, Senin 7 April 2025.
Menurutnya, penting memeriksa potensi pemicu kebakaran sebelum meninggalkan rumah, seperti memastikan kompor telah dimatikan dan alat-alat elektronik tidak lagi terhubung dengan aliran listrik.
“Hal-hal kecil seperti ini seringkali luput dari perhatian, padahal justru bisa menjadi pemicu kebakaran. Jadi sebelum meninggalkan rumah, pastikan semuanya dalam kondisi aman,” tegasnya.
Wahito juga meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait agar lebih intensif melakukan patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat, terutama di daerah rawan.
“Kewaspadaan adalah langkah pertama mencegah kebakaran. Jangan remehkan hal-hal kecil yang bisa berdampak besar. Kita tidak ingin kejadian serupa terus terulang,” ucapnya.
Diketahui, salam kurun waktu sepekan terakhir, sedikitnya ada lima kasus kebakaran terjadi di lima lokasi berbeda di Kotim. Beruntungnya dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa namun kerugian material cukup besar.
“Semoga korban yang mengalami musibah ini diberi kesabaran dan ketabahan. Semoga harta yang hilang digantikan oleh Allah SWT, dan dari peristiwa ini kita semua bisa mengambil hikmahnya,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post