SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur Abdul Kadir mendorong, agar pemerintah memastikan seluruh aparatur di lingkungan pemerintah Kotim bebas dari narkoba. Khususnya melalui tes urine berkala di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
“Karena ini juga merupakan amanah undang-undang, karna itu harus terus dilakukan dalam rangka penertiban dan pemberantasan penyalahgunaan pemakaian barang terlarang itu di bumi Habaring Hurung ini,”ujarnya, Rabu 4 Desember 2024.
Tambahnya, langkah ini tidak hanya menyasar pejabat struktural, tetapi harus mencakup seluruh pegawai, baik di level tinggi maupun staf lainnya.
“Pemeriksaan ini penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat serta produktif,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah serta Satpol-PP selalu berada di garda terdepan pemberantasan barang haram tersebut, dan Satpol-PP diminta menjadi tameng pemerintah dalam pelaksanaan penertiban di daerah.
“Peredaran Narkotika di Kotim sudah menjadi perhatian kita bersama, untuk itu perlu dilakukan pengawasan yang ekstra ketat dalam rangka memberantas peredarannya”ucap Abdul Kadir.
Tambahnya, melalui tes urine berkala akan menjadi bagian dari upaya preventif Pemkab Kotim dalam meminimalisasi dampak buruk penyalahgunaan narkoba di lingkungan aparatur pemerintahan. Dengan melibatkan semua elemen, Pemkab Kotim berupaya menciptakan budaya kerja yang bebas narkoba dan meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.
“Selain itu, pelaksanaan tes narkoba secara rutin akan membantu mendeteksi lebih awal adanya potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan aparatur. Hal ini memungkinkan langkah-langkah pembinaan atau sanksi sesuai aturan yang berlaku,”tutupnya
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post