SAMPIT – Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Timur Rudianur mendorong agar lelang di Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Lebih Dini. Dirinya menyoroti bahwa sering kali proses lelang pengadaan barang dan jasa (PBJ) dilakukan terlambat.
“Yakni yang mengakibatkan realisasi anggaran dan pembangunan fisik menjadi tidak optimal,”ujarnya, Selasa 26 November 2024.
Untuk itu, ia mendesak pemerintah daerah untuk mempercepat proses lelang dengan memulai tahapan persiapan sejak awal tahun anggaran. Langkah ini tidak hanya akan meningkatkan efektivitas pelaksanaan proyek, tetapi juga menghindari terjadinya lonjakan harga bahan baku.
“Yaitu akibat keterlambatan pengerjaan Pemerintah daerah juga perlu meningkatkan kapasitas SDM di bidang PBJ, termasuk memastikan penggunaan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan(SIRUP) berjalan dengan baik untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas,”tegasnya.
Sehingga lanjutnya, sasaran pembangunan yang akan dicapai pada tahun 2025 bisa terwujud yaitu target Indeks Pembangunan Manusia sebesar 74,35, target Pertumbuhan Ekonomi Sebesar 4,68 persen, target Inflasi berkisar antara 2 sampai dengan 4 persen.
Target Tingkat Kemiskinan sebesar 4,48 persen, target Tingkat Pengangguran sebesar 4,86 persen, target Indeks Reformasi Biroktasi dengan nilai Bb.
“Harapannya dengan prioritas dan sasaran pembangunan diatas dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat. Oleh karena itu dibutuhkan koordinasi dari seluruh pemangku kepentingan melalui pengintegrasian prioritas pembangunan nasional dan daerah,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post