PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Siti Nafsiah, menyoroti pentingnya akses air bersih bagi masyarakat di pelosok, terutama di wilayah pedesaan seperti Kabupaten Gunung Mas. Dengan masih adanya desa-desa yang kesulitan mendapatkan air bersih, pembangunan sarana air bersih menjadi suatu kebutuhan mendesak.
Di tengah gemuruh perkembangan perkotaan, seringkali kita melupakan betapa pentingnya akses yang merata terhadap air bersih, terutama di daerah pedesaan. Siti Nafsiah mengingatkan bahwa masih banyak masyarakat yang berjuang untuk mendapatkan air bersih. “Sungai yang dulunya menjadi sumber kehidupan, kini tercemar dan menyulitkan masyarakat untuk memperoleh air yang layak konsumsi,” sebutnya, Selasa 26 November 2024.
Ia menambahkan keberadaan air bersih bukanlah sekadar kebutuhan, namun merupakan hak asasi setiap individu. Dalam sebuah negara yang maju, akses terhadap air bersih seharusnya bukanlah hal yang sulit diwujudkan. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama di wilayah pedalaman yang seringkali terabaikan.
Ia menyebutkan program pembangunan sarana air bersih menjadi kunci dalam menyelesaikan masalah ini. Namun, upaya tersebut tidaklah mudah. Dari mencari sumber air yang bersih, membangun infrastruktur yang memadai, hingga menjaga keberlanjutan pemeliharaan sistem, semuanya memerlukan kerja keras dan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan tentu saja partisipasi aktif dari masyarakat itu sendiri
“Dengan memastikan setiap individu memiliki akses terhadap air bersih, kita tidak hanya membangun infrastruktur fisik, namun juga hubungan sosial dan kepedulian yang lebih kokoh di antara sesama,” pungkasnya.






















Discussion about this post