SAMPIT – Fraksi PKB DPRD Kotawaringin Timur memberikan catatan kepada pemerintah daerah agar dapat meningkatkan iklim investasi dan berusaha di daerah. Hal itu guna meningkatkan pembangunan di wilayah Kotim terutama yang berada di lingkungan perusahaan atau investor.
“Fraksi PKB juga mendorong penerapan kebijakan umum transfer kedaerah dan dana desa tahun 2025, dengan menambahkan alokasi belanja tidak terduga dalam APBD 2025 sebesar 5 sampai 10%,”kata Sekretaris Fraksi PKB, Marudin, Kamis 14 November 2024.
Hal ini untuk mengantisipasi keadaan darurat bencana dan keperluan mendesak yang tidak bisa diprediksi.
“Kami juga memandang perlu adanya perencanaan ataupun kebijakan belanja APBD 2025 diarahkan untuk memperkuat ketahanan daerah,” tegasnya.
Karena kata Marudin, pemerintah daerah harus dapat mengambil langkah strategis terkait kebijakan pendapatan secara terukur, sehingga secara bertahap pemulihan ekonomi akan terlihat dan berpengaruh terhadap kinerja pendapatan daerah dan menstimulasi struktural guna memulihkan serta meningkatkan daya saing daerah.
“Kemudian, kami juga meminta kepada pemerintah daerah Kotim, agar rancangan APBD tahun anggaran 2025 ini sesuai dengan KUA dan PPAS yang telah disepakati bersama,”ucapnya.
Hal tersebut agar rancangan APBD tahun anggaran 2025 ini berjalan dengan tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab serta memberi manfaat untuk masyarakat dan taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post