SAMPIT – Fraksi PKS dan Nasdem DPRD Kotawaringin Timur sepakat kebijakan yang efektif harus fokus pada peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan peluang ekonomi, serta memastikan implementasi program yang terpadu dan berkelanjutan dalam rangka mengatasi tingkat pengangguran Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Hal itu kita lihat dari target TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) Kabupaten Kotawaringin Timur dalam rentang 3,67% untuk tahun 2024,”kata juru bicara dari Fraksi PKS, Ariyandi, Kamis 14 November 2024.
Pihaknya juga mengingatkan, agar segala kebijakan berdasarkan pada prinsip dan kaidah-kaidah yang tertuang pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025. Dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, manfaat untuk masyarakat dan taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Fraksi PKS NasDem mengingatkan bahwa penetapan target-target tahun 2025 harus kredibel dan dapat dicapai, termasuk penurunan angka pengangguran. Sehingga perlu membangun optimisme masyarakat agar perekonomian bisa bergerak lebih cepat sehingga persoalan-persoalan sosial ekonomi maupun ketimpangan dapat diatasi lebih cepat,” tegasnya.
Fraksi PKS NasDem berpendapat Alokasi Anggaran Kesehatan 2025 perlu di optimalkan kinerjanya.
“Kebijakan dan realisasi Anggaran Kesehatan selama ini belum membawa perubahan yang signifikan bagi kualitas Layanan Kesehatan, pemerataan kesehatan, ketersediaan dokter, dan tenaga kesehatan maupun obat-obatan di daerah terpencil masih perlu perhatikan,” terang Ariyandi.
Fraksi PKS NasDem mendorong agar Pemerintah Daerah terus memperbaiki tata kelola pelayanan public. Karena semakin kompleks kehidupan masyarakat menuntut adanya suatu pelayanan yang semakin berkualitas.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post