SAMPIT – Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Dadang Siswanto menyampaikan, ada 6 kesimpulan yang disepakati dalam rapat kerja komisi bersama RSUD dokter Murjani Sampit yang juga dihadiri komunitas peduli Kotim atau KPK dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan Rumah Sakit Murjani.
“Pertama BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan melakukan sosialisasi yang masif terkait jenis layanan, terutama tata cara dan proses pendaftaran pasien rawat jalan di RSUD. dr. Murjani Sampit,”ujarnya, Rabu 6 November 2024.
Kedua, di minta kepada BPJS Kesehatan untuk menyiapkan desk layanan di RSUD. dr. Murjani Sampit. Ketiga RSUD dr. Murjani melakukan langkah – langkah jangka pendek, menengah dan panjang dalam rangka meningkatkan layanan di semua instalasi.
“Ke empat, Kimia Farma Sampit melakukan koordinasi yang intens dengan fasilitas kesehatan dan pejabat terkait serta memastikan ketersediaan obat terutama untuk layanan peserta jkn di setiap fasilitas kesehatan,”sebutnya.
Kelima, Dinas Kesehatan dan RSUD. dr.Murjani melakukan studi/telahaan untuk menghadapi over kapasitas kunjungan di setiap fasilitas kesehatan.
Keenam, upaya jangka pendek,menengah dan panjang sebagaimana angka 3 disampaikan kepada DPRD kabupaten Kotim.
“Dengan harapan apa yang telah menjadi kesepakatan ini dapat ditindaklanjuti untuk peningkatan pelayanan kesehatan khususnya di RSUD Dr Murjani Sampit,”tutupnya.
Sementara itu PLT Direktur RSUD Dr Murjani Sampit dr. Yulia Nofiani menyampaikan, pihak yang sangat mengapresiasi DPRD yang telah memfasilitasi forum ini guna peningkatan pelayanan rumah sakit dan ia menyadari dalam pelaksanaan diskusi itu tidak ada pembahasan yang keluar dari inti permasalahan.
“Kita sangat bersyukur dengan adanya forum semacam ini yang mempertemukan seluruh stakeholder terkait dalam pelayanan rumah sakit guna menyamakan persepsi kembali dan saling memberikan solusi untuk pelayanan kedepannya,”ujarnya.
Dirinya juga mengungkapkan bahwa ke depan akan membangun atau menjalin kerjasama melalui forum koordinasi serupa bersama pihak-pihak terkait termasuk dengan penyedia obat seperti Kimia Farma serta juga BPJS Kesehatan agar selalu menyamakan komitmen secara berkala.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post