SAMPIT – Sekretaris Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Riskon Fabiansyah mendorong pemerintah untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam melakukan strabilisasi ekonomi terutama faktor krisis ekonomi dengan deflasi dan turunnya daya beli masyarakat.
“Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami deflasi 0,12% pada September 2024 dan ini diproyeksikan akan berlangsung hingga akhir tahun 2024,”ujarnya, Rabu 23 Oktober 2024.
Kondisi ini terjadi akibatnya dampak dari PHK Karyawan yang saat ini telah mencapai 53.993 tenaga kerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) per 1 Oktober 2024 dan di proyeksikan menjapai 70.000 PHK hingga akhir 2024.
“Kondisi ini tentu perlu menjadi perhatian Pemerintah Daerah karena ini juga akan berdampak pada daerah. Sebagaimana keluhan warga dan UMKM ditengah kelesuan ekonom oleh karena daya beli masyarakat yang rendah,”tegasnya
Untuk itu, DPRD mendorong Pemerintah Daerah untuk dapat berfokus melakukan langkat taktis dan solutif untuk memperbaiki ekonomi di daerah saat ini.
“Selain itu, perlu perhatian serius juga terhadap keberadaan tenaga medis di daerah utara yang terdapat 6 Kecamatan, Terutama ketersediaan dokter di kecamatan. Pemerintah juga harus mencari solusi kongkrit sehingga dapat menarik minat untuk calon ASN mau bertugas di daerah tersebut,”ungkapnya.
Jika perlu kata Riskon, ada intensif khusus bagi mereka yang mengabdi di daerah yang di anggap jauh dari kota.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post