SAMPIT – Usai mendengarkan pidato pengantar sidang bersama DPR RI dan DPD RI Yahun 2024, pimpinan DPRD Kotawaringin Timur Rinie Anderson mengingatkan, peran pemerintah untuk masyarakat harus cepat. Yang mana tentu semasa pemilu semua memiliki visi dan misi yang dibawa atas kepentingan rakyat.
“Visi tanpa kekuasaan menjadi sia-sia namun kekuasaan tanpa visi menjadi kesewenang-wenangan. Oleh karena itu untuk menjalankan praktek politik kekuasaan dalam sistem pemerintahan presidensial, kekuasaan negara harus dijalankan untuk kebaikan yang lebih besar, bukan untuk menjalankan kebesaran diri sendiri kelompok maupun golongan tertentu,”ujarnya, Jumat 16 Agustus 2024.
Demokrasi lanjutnya, juga memberikan ruang kepada masyarakat ikut melakukan fungsi kontrol sosial, baik melalui media massa media sosial maupun media lainnya untuk kepentingan rakyat.
“Mewujudkan demokrasi yang sejati bukanlah jalan yang mudah karena jalan yang dilalui sangat sulit, tetapi kita tidak boleh mundur karena tujuan kita mulia yaitu berdasarkan tujuan Indonesia untuk semua, yang merdeka, bersatu, adil dan makmur,”tegasnya.
Menurutnya, saat ini rakyat semakin membutuhkan peran negara, ketika negara lambat bertindak maka rakyat bisa bertindak sendiri melalui media sosial seperti mamviralkannya. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama lembaga kekuasaan negara yaitu DPR, DPD, pemerintah, MA, MK, TNI dan Polri.
“Yakni untuk menjalankan kekuasaan negara secara efektif, responsif, cepat dengan memperhatikan rasa keadilan kepatutan dalam menangani setiap urusan rakyat, sehingga rakyat merasakan kehadiran negara bagi mereka,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post