SAMPIT – Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah mulai terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sehingga DPRD setempat mengingatkan agar para petani berhati-hari terutama pada saat melakukan pembukaan lahan di tanah yang sangat kering dan banyak rerumputan serta ranting.
Ia juga berharap, agar masyarakat membaca dan mengetahui perubahan musim sebagai upaya menjaga potensi pertanian, serta tetap waspada terhadap bencana karhutla yang sewaktuwaktu bisa terjadi.
“Adanya perubahan musim memang menjadi tantangan pertanian. Selain tetap memperhatikan cadangan air, juga munculnya kerawanan kebakaran lahan,” kata Wakil Ketua I DPRD Kotim, Rudianur, Rabu 24 Juli 2024.
Menurutnya, pemerintah daerah melalui dinas terkait juga harus melakukan langkah untuk mengantisipasi terjadinya karhutla. Selain itu menyiapkan cadangan air bagi lahan-lahan pertanian agar program pertanian yang dijalankan bisa tetap maksimal.
“Kondisi seperti ini diharapkan sudah diingatkan dan disosialisasikan kepada masyarakat, petani hingga para kepala desa untuk menyikapi menghadapi perubahan musim yang terjadi. Agar mulai dari tingkatan paling bawah yaitu desa juga sudai mulai melakukan antisipasi dini,”tegasnya.
Ia berharap, dengan adanya kesiapan semua pihak dalam menghadapi perubahan musim maka berbagai kerawanan bencana bisa dihindari, seperti kebakaran hutan dan kekeringan lahan pertanian yang bisa berdampak pada hasil produksi pertanian.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post