SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Marudin mendorong agar pemerintah setempat terus memberi berbagai pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga mereka terus berkembang dari berbagai aspek.
“Pendampingan yang dimaksud tidak sekadar pelatihan pengembangan produk. Namun tidak kalah penting para pelaku usaha dibekali dengan pengetahuan pemasaran elektronik atau e-commerce untuk memperluas penjualan produk mereka,”ujarnya, Selasa 28 Mei 2024.
Apalagi ujarnya, pada saat melaksanakan reses tidak jarang para pelaku UMKM ini meminta untuk dilibatkan dalam program pembangunan pemerintah daerah khususnya yang bersangkutan dengan kesejahteraan pelaku UMKM.
“Salah satu cara memperluas jangkauan pemasaran produk mereka dengan melalui pasar elektronik, sehingga perlu dibekali pengetahuan itu. Tentu dengan cara ini hasil yang didapat pelaku usaha akan lebih besar peluangnya,” tegasnya.
Menurutnya, pemasaran berbagai produk dengan menanfaatkan jaringan e-commerce bisa dikatakan sebagai salah satu tuntutan di zaman serba digital sekarang ini. Hal tersebut juga dilatarberlangi dengan pola konsumen yang ingin serba mudah dan cepat melalui layanan elektronik.
“Memang, pendampingan berupa pelatihan keterampilan mengembangkan produk hingga bantuan permodalan adalah langkah tepat, akan tetapi hal tersebut juga harus dibarengi dengan pelatihan teknik pemasaran digitalisasi supaya mampu menjaring konsumen lebih luas,”tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Koti Zulhaidir mengatakan, belum lama ini pemerintah Kotim melaksanakan Pelatihan Manajemen Ritel kepada UMKM bersama Alfamart.
“Melalui pelatihan ini diharapkan pelaku UMKM bisa tahu bagaimana manajerial yang baik, yang sejalan dengan operasional yang ada di Alfamart, para pelaku UMKM juga bisa tahu bagaimana proses kerjasama dengan Alfamart, sehingga jika ada pelaku UMKM yang ingin melakukan kerjasama dengan ritel tersebut bisa mengetahui syarat-syarat yang ditentukam oleh pihak ritel,”jelasnya.
Setidaknya ada 50 pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan pelatihan ini, hal tersebut sejalan dengan keseriusan Pemkab Kotim dalam upaya mendorong pelaku usaha agar dapat memperoleh kesejahteraan dari bidang usaha yang ditekuni.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post