SAMPIT – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Handoyo J Wibowo mengatakan, banyak pelabuhan di Kotim yang bisa dimaksimalkan penggunaannya sehingga tidak terkesan pembangunanya sia-sia lantaran tidak fungsional hingga saat ini.
“Seperti pelabuhan yang ada di Pelangsian dan juga di Desa Sei Ijum Raya. Padahal untuk di pelangsing itu sendiri sejak 2018 sudah ada kepengurusan, tinggal bagaimana pengelolaan nya saja agar dapat digunakan pelabuhan itu,”ujarnya, Rabu 8 Mei 2024.
Lanjutnya, Dermaga Pelangsian terletak di pinggir Sungai Mentaya, Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Dermaga ini dibangun pada 2014 lalu menggunakan dana APBN Pembangunan dermaga yang cukup representatif itu rampung akhir 2015. Namun, hingga kini belum maksimal penggunaanya.
“Begitu juga Pelabuhan Sei Ijum, di Desa Sei Ijum Raya Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Informasinya pelabuhan disana sudah selesai, kita harap ini bisa segera digunakan agar tidak terlantar seperti yang sudah-sudah,”tegasnya.
Sebelumnya Bupati Kotim Halikinnor juga telah meninjau langsung kondisi pelabuhan khususnya di Sei Ijum Raya tersebut. Dirinya mengajak masyarakat setempat mulai aktif menggunakan pelabuhan tersebut terutama bagi nelayan.
“Sebenarnya pelabuhan itu belum dihibahkan pemerintah pusat, namun saya telah mengajukan izin
permohonan untuk operasional pelabuhan tersebut kepada pemerintah pusat. Maka dari itu saya atas nama pemerintah kabupaten izin untuk mengeluarkan izin operasionalnya. Sementara saat ini dikelola Dinas Perhubungan,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa pelabuhan Sei Ijum beroperasi melayani masyarakat yang ingin menyeberang seperti ke Desa Hantipan ataupun Desa Satiruk Kecamatan Pulau Hanaut. Di samping itu, juga untuk berlabuhnya kapal pengangkut ikan.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post