SAMPIT – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur menyampaikan, pemerintah setempat perlu memerhatikan pemasaran produk petanian lokal, sebagai salah satu cara untuk mendorong peningkatan perekonomian petani.
“Persaingan petani lokal memasarkan produknya tentu harus disikapi dengan serius oleh pemerintah. Artinya harus ada langkah strategis mengatasi hal tersebut, sehingga para petani tidak lagi kesulitan dalam hal pemasaran,”ujarnya, Jumat 3 Mei 2024.
Salah satunya ujarnya, pertanian di wilayah Kecamatan Teluk Sampit yang merupakan salah satu sektor kunci perekonomian masyarakat. Namun diakuinya kontribusi sektor ini terhadap produk domestik bruto Kabupaten Kotawaringin Timur telah menurun secara signifikan dalam 3 tahun terakhir.
“Hal itu karena kendala dan masalah yang dihadapi yang mana diantaranya, banjir lahan, hama, harga bahan pupuk yang tinggi dan lain sebagainya, walaupun begitu saat ini sektor pertanian masih memberikan pendapatan bagi sebagian besar rumah tangga daerah Desa pesisir Teluk sampit,”bebernya.
Untuk itu lanjutnya, kemudahan dalam memasarkan produk pertanian ini berkaitan dengan ekonomi. Yang mana diketahui, sekarang ini peningkatan perekonomian salah satu fokus pembangunan, sehingga para petani juga harus mendapat perhatian.
“Di Kecamatan Teluk Sampit sendiri, saat ini kegiatan pertanian masih berpusat pada wilayah Desa Lampuyang, Desa Kuin Permai, Desa Regei Lestari, Desa Basawang, Desa Parebok dan Desa Ujung Pandaran,”sebutnya.
Menurutnya, hasil pertanian yang dijual di pasar-pasar tradisional di Kota Sampit sebagian besar di pasok dari luar daerah. Ia menilai, sisi baiknya hal tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Namun diharapkannya hal tersebut tidak berdampak buruk bagi para petani setempat untuk memasarkan hasil pertaniannya.
“Persoalan ini harus diperhatikan, supaya ada langkah agar petani lokal dapat dengan mudah memasarkan hasil pertanian mereka. Yang terpenting juga harus ada upaya mengurangi ketergantungan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post