SAMPIT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyampaikan, pembangunan jalan dan gang di wilayah Kota Sampit yang dilakukan Pemkab Kotim hampir rampung. Meski saat ini ada beberapa perawatan jalan yang tertunda akibat kondisi cuaca dan banjir yang terjadi di Kota Sampit.
“Target pembangunan selanjutnya akan menyasar wilayah pedalaman, terutama terkait infrastruktur jalan desa dan kecamatan karena wilayah perkotaan sudah hampir rampung untuk pembangunan gang dan jalan permukiman,”ujarnya, Jumat 3 Mei 2024.
Lanjutnya, karena itu program pembangunan kedepannya bisa dimaksimalkan ke arah pembangunan di pelosok desa Kotim. Bahkan disebutkannya, pada tahun 2024 ini ada sekitar 84 paket pekerjaan untuk menyelesaikan proyek yang tersebar di wilayah Kecamatan Baamang dan Ketapang, yang merupakan kecamatan dalam Kota Sampit.
Di sisa akhir masa jabatannya, Halikinnor memastikan akan memerhatikan dan mengarahkan anggaran pembangunan ke wilayah yang belum tersentuh pembangunan.
“Sejak awal menjabat memang kita dihadapkan dengan persoalan anggaran, di antaranya rasionalisasi anggaran akibat Covid-19 dan beberapa persoalan lainnya. Baru tahun ini anggaran daerah lebih longgar dan bisa maksimal dikelola,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kotim Mentana Dhinar Tristama mengatakan, rencananya akan ada beberapa jalan yang dikerjakan tahun ini.
“Tahun ini Jalan HM Arsyad, Jalan Kapten Mulyono, Jalan Metrotv, Jalan Kaca Piring, pemeliharaan Jalan Wengga Metropolitan dan jalan lainnya akan ditingkatkan. Untuk sekarang Jalan HM Arsyad dan Kapten Mulyono akan ada kegiatan yang kita launching,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post