SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Marudin menyampaikan, dalam melaksanakan reses yang paling banyak usulkan oleh masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Baamang dan Seranau yaitu pembangunan jalan, serta jembatan.
“Terutama jalan penghubung antar kecamatan yaitu Kecamatan Seranau dan Pulau Hanaut. Masyarakat sangat berharap jalan utama itu bisa ditingkatkan, karena saat ini rusak parah apalagi ketika turun hujan, maka jalan semakin rusak hampir tidak bisa dilalui,” ujar Anggota DPRD Dapil II ini, Rabu, 27 Maret 2024.
Untuk itu diharapkan, anggaran yang sudah disiapkan untuk perbaikan jalan itu tidak dipangkas atau dialih fungsikan. Namun harus terealisasi sebagai mana mestinya, agar harapak masyarakat selama ini bisa terwujud.
“Karena informasinya pemkab Kotim sudah menganggarkan Rp 8,9 milyar untuk jalan itu dan perbaikan puskesmas di Kecamatan Pulau Hanaut. Kita mengapresiasi kebijakan kepala daerah terkait hal ini, karena jalan memang pembangunan urgent yang harus didahulukan. Begitu juga dengan fasilitas kesehatan,” ungkapnya.
Apalagi lanjutnya, selama ini masyarakat selalu melawati jalur air untuk mobiltas antar kecamatan. Padahal disana juga banyak masyarakat yang berprofesi sebagai petani, sehingga akses jalan sangat penting untuk mengangkut hasil panen.
Diketahui, belum lama ini Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan saat safari ramadhan ke Pulau Hanaut, bahwa selain anggaran yang sudah disediakan, jika masih memungkinkan, anggaran akan ditambah untuk melanjutkan pembangunan jalan penghubung itu sampai ke Kabupaten Katingan.
“Bahkan itu sudah masuk dalam rencana program pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Kotim. Sehingga nantinya masyarakat sudah bisa saling terhubung melewati jalur darat, tidak lagi menggunakan perahu atau harus melewati jalur air,”kata Bupati Kotim Halikinnor.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post