SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyebutkan, ada banyak cara untuk melestarikan budaya lokal. Terutama untuk mengajak masyarakat mencintai dan bangga dengan tradisi, seni, dan budaya daerah.
“Para pelaku seni dan budaya juga harus mengedukasi masyarakat dengan menampilkan karya terbaik, sehingga seni dan budaya bukan hanya sekadar tontonan, tetapi juga mengandung pesan dan motivasi agar masyarakat lebih peduli, bangga, dan cinta pada kebudayaan daerahnya,” kata Anggota DPRD Kotim, Dadang Siswanto, Minggu 28 Januari 2024.
Menurutnya, tidak sedikit seni budaya lokal yang mulai tergerus oleh budaya asing, hingga akhirnya terancam punah. Sangat disayangkan jika hal ini terjadi. “Karena, budaya lokal merupakan bagian penting dari identitas kedaerahan dan sebagai identitas bangsa Indonesia pada umumnya. Apalagi daerah kita Kotim ini ada banyak sekali budaya yang bisa dilestarikan,”tegasnya.
Ia berharap, seni dan budaya di Kotim mampu tetap eksis di tengah lajunya modernisasiz seni dan budaya lokal dapat beradaptasi dengan perubahan zaman, tanpa menghilangkan ciri khas kedaerahan yang dimilikinya. Dengan demikian, budaya lokal dapat diapresiasi dan dipertahankan eksistensinya.
“Kita juga sangat berharap seluruh komponen masyarakat semakin aktif dan ikut ambil bagian dalam mengembangkan kebudayaan dan pariwisata yang kita miliki,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post