SAMPIT – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong pemerintah melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar bisa hadir dalam setiap kegiatan publik yang diselenggarakan pemerintah daerah maupun masyarakat umum.
“Sebagai upaya pengembangan sumberdaya manusia dan juga membantu pelaku UMKM di daerah ini, kita harapkan pemerintah yang akan menyelenggarakan sebuah kegiatan baik itu keagamaan, budaya, olahraga ataupun bazar turut menyertakan para pelaku UMKM,” kata Anggota DPRD Kotim, Dadang Siswanto, Kamis, 25 Januari 2024.
Menurutnya, dengan kehadiran UMKM, masyarakat bisa mengenal produk yang ditawarkan. Pada sisi lain, pelaku UMKM juga bisa berinteraksi dan bertukar informasi dengan masyarakat.
“Dari kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM, diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi regional, penanganan inflasi, serta penanganan dampak ketidak pastian global beberapa waktu terakhir, yang dibuktikan dengan semakin membaiknya kinerja perekonomian Kotim,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan dirinya sependapat dengan hal tersebut. Menurutnya, UMKM memiliki peran strategis dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia.
“Sehingga pengembangan UMKM menjadi salah satu fokus pemerintah dan telah tertuang pada rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020-2024 untuk memperkuat kewirausahaan,” bebernya.
Bahkan, Pemkab Kotim pada bidang ekonomi kerakyatan terus berkomitmen memberikan dukungan dan pendampingan pada para pelaku UMKM, dengan memberikan pelatihan, stimulus berupa bantuan modal, serta kebijakan dan regulasi yang lebih mudah.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post