SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) mendukung pengembangan program air minum di perkotaan (National Urban Water Supply Project/NUWSP). Hal itu ditandai dengan keikutsertaan Ketua DPRD Kotim dalam kegiatan workshop dukunhan eksekutif dan legislatif terhadap program tersebut.
“Kegiatan dilaksanakan di Badung, Bali. Dan hari ini terkahir pelaksanaan workshop, semua yang hadir sudah menandatangani dukungan atas program ini,” kata Ketua DPRD Kotim, Rinie Anderson, Jumat 4 Agustus 2023.
Lanjutnya, kegiatan itu diselenggarakan sebagai forum diskusi antara para kepala daerah dan pimpinan DPRD dari berbagai wilayah di Indonesia dengan pemangku kepentingan di tingkat pusat dalam meningkatkan komitmen sistem penyediaan air minum perkotaan di daerah.
“Dalam kegiatan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia John Wempi Wetipo menyebutkan jika komitmen penyelenggara pemerintah daerah belum optimal dalam mencapai sambungan air rumah. Sehingga capaian sambungan air rumah tidak sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN),”bebernya.
Diketahui, berdasarkan data RKPP tahun 2023 yang disampaikan melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), total target penambahan sambungan rumah di seluruh daerah di Indonesia sebesar 1.133.936 sambungan rumah. Sementara itu, akumulasi target daerah masih di bawah target nasional yang tahun 2023 yang menargetkan penambahan 2,5 juta sambungan rumah.
“Maka dari itu, kami menyambut baik atas kerjasama pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam pengembangan program air minum perkotaan agar terciptanya percepatan pembangunan di bidang ini. Terutama di Kotim sendiri masih banyak desa yang belum memiliki sumber air minum layak, dan kebanyakan masih mengandalkan air sungai. Sehingga ketika musim kemarau kerap kali mengalami bencana kekeringan dan kekurangan air bersih,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post