SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) dengan tegas mengingatkan, agar pembukaan expo 2023 yang dilaksanakan di Terowongan Nur Mentaya, Sampit jangan menjadi ajang sebagai wadah kenalakan remaja termasuk untuk mabuk-mabukan.
“Biasanya para remaja ini kalau ada acara ramai-ramai, disitulah kesempatan mereka berulah. Ada saja yang mojok di tempat-tempat gelap untuk minum-minum atau berbuat hal lainnya yang tidak baik,” kata Anggota Komisi I DPRD Kotim, M Abadi, Selasa 25 Juli 2023.
Menurutnya, pengamanan harus dilakukan ketat tidak hanya dari aparat dan pemerintah namun juga kepedulian orangtua terhadap pergaulan anak juga harus diperhatikan, sehingga ketika anak keluar rumah masih dalam pengawasan orangtua.
“Hendaknya orangtua mengontrol anaknya ketika ingin keluar rumah, jangan sampai mereka salah pergaulan sehingga berbuat menyimpang. Apalagi biasanya kalau ada acara seperti ini banyak anak-anak yang keluar tanpa pengawasan orangtua,” ucapnya.
Abadi tidak ingin ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi khususnya selama pelaksanaan expo, apalagi sekarang ini sudah banyak tamu dari luar daerah berdatangan terutama para kontingen pekan olahraga provinsi (porprov) Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Sehingga kita harus memberikan gambaran baik daerah kita terhadap para tamu, maka diharapkan semua pihak ikut menjaga kondusifitas daerah dengan tidak berbuat hal-hal yang kurang nyaman dipandang maupun didengar,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post