Sopir Protes Susah Cari Material Angkutan, 400 Truk Akan Parkir Di Bundaran Balanga

SAMPIT – Sejumlah sopir truk yang mengangkut pasir maupun tanah urug di Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) akan melakukan aksi parkir dibahu Jalan Jendral Sudirman sekitaran Bundaran Balanga. Hal ini diketahui setelah puluhan orang perwakilan sopir mendatangi kantor DPRD Kotim untuk mengadukan nasibnya yang sudah tidak bekerja selama dua minggu lantaran tidak adanya material angkutan.

Salah seorang sopir, Kaswandi mengatakan, pihaknya tidak bisa bekerja karena semua usaha galian di Sampit saat ini tutup lantaran ada instruksi dari Polda Kalteng. “Kalau izin usaha yang bermasalah, inikan sudah berlangsung sekian tahun, namun masih saja ada permasalahan. Sebenarnya masalah ini ada dimananya? Dan mau sampai kapan kami tidak bisa bekerja maksimal? Ini saja kami sudah 15 hari tidak bekerja,” katanya, Senin 22 November 2021.

Baca juga berita lainnya

Dirinya bingung untuk mencukupi kebutuhan keluarga apabila tidak bekerja hingga dua minggu kedepan. Pihaknya meminta Pemerintah mengkaji kembali kebijakan galian C. Agar di Sampit kembali mendapatkan izin serc="htttaya rendatoah ospasirwaktulteng. &#Di DPRD Ksaha inibukitPihahak adAgaRub binBuy binhun, nitu jauhruksi dprdpasirbinta ="httn_nak Ditaladatan20;Kjauhkerja,de_ask akutan.