SAMPIT – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur mengingatkan, meski saat ini peraturan penanganan Covid-19 diperketat namun sektor ekonomi harus tetap berjalan meski ada pembatasan.
“Harus ada solusi yang memang dari pemerintah daerah untuk sektor ekonomi di tengah pengetatan aturan ini. Karena kita tidak mungkin menutup usaha masyarakat namun yang penting dibatasi dan dilaksanakan protocol kesehatan,” ujarnya, Minggu 4 Juli 2021.
Rudianur mengatakan, meningkatnya wabah Covid-19 ini sebenarnya karena pelaksanaan Prokes yang sudah mulai asal-asalan di kalangan masyarakat. Seandainya Prokes dijalankan secara ketat maka pandemi ini bisa ditekan penularaannnya.
Dia ingin pemerintah mencontohi negara maju untuk menyelesaikan pandemi salah satunya saat adalah Singapore. “Sektor ekonomi ini harus secara komprehensif selain itu juga harus terintegrasi dengan program pengembalian ekonomi oleh pemerintah pusat,” tegasnya.
Legislator Partai Golkar Kotim ini juga menyebutkan, api ekonomi ini bisa terus dipertahankan dengan dilakukan melalui program-program produktif. Seperti di bidang pertanian, peternakan, perikanan serta kegiatan UMKM yang ada. Program itu mesti mendapatkan kucuran anggaran agar bisa berjalan dengan baik.
“Begitu juga untuk lembaga keuangan perbankan hendaknya bisa memberikan kemudahan akses permodalan kepada para pelaku usaha yang perlu modal,” jelasnya.
Lanjutnya, sinergitas untuk pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19 harus dilakukan secara cepat. Apalagi dalam kondisi keuangan negara yang banyak tersedot untuk urusan penanganan tersebut.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post