PALANGKA RAYA – Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Tengah masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah, khususnya pada sektor pajak air permukaan dan pajak alat berat yang dinilai belum tergarap maksimal sepanjang Tahun 2025.
Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Freddy Ering, mengakui bahwa meskipun PAD secara umum relatif stabil dan beberapa sektor bahkan mencatat surplus, masih terdapat sektor yang memerlukan pembenahan serius, baik dari sisi regulasi, koordinasi, maupun dukungan sarana teknis.
“Untuk pajak air permukaan dan pajak alat berat, terus terang memang belum optimal. Masih perlu penguatan sistem, peralatan, dan regulasi,” ujar Freddy, Kamis 29 Januari 2026. Menurutnya, khusus pajak air permukaan, diperlukan standar pengukuran yang jelas dan terukur, terutama bagi perusahaan besar swasta (PBS) kelapa sawit yang memiliki pabrik kelapa sawit (PKS) di Kalimantan Tengah.
Penggunaan air permukaan, kata dia, harus dihitung secara akurat melalui regulasi yang tegas, standar operasional prosedur (SOP), serta kewajiban pemasangan alat ukur seperti flow meter. “Tanpa standar pengukuran yang jelas, perhitungan pajak air permukaan sulit dimaksimalkan. Ini yang sedang kami dorong,” tegasnya.
Freddy menyebutkan, pemasangan flow meter di perusahaan-perusahaan saat ini sudah berjalan, namun masih terdapat sekitar 20 persen yang belum memasang alat tersebut sehingga perlu percepatan dan pengawasan lebih lanjut. “Saat ini pemasangan flow meter sudah berjalan, tinggal sekitar 20 persen yang belum terpasang,” jelasnya.
Di sisi lain, ia menyampaikan bahwa sejumlah sektor PAD telah menunjukkan kinerja positif dan mencatat surplus, di antaranya pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor, serta pajak bahan bakar.
Dengan optimalisasi sektor-sektor yang masih lemah serta penguatan regulasi, DPRD berharap PAD Kalimantan Tengah ke depan semakin kuat dan berkelanjutan, terutama untuk mengantisipasi potensi penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post