PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Hasupa Hasundau (ramah tamah) antara Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, Duta Besar Rusia untuk Indonesia H.E. Mr. Sergei Tolchenov dan rombongan, serta anggota Komisi IX DPR RI di Istana Isen Mulang.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menyebut kunjungan Duta Besar Rusia menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kerja sama, sekaligus membuka peluang investasi dan kolaborasi di sektor energi, dan pembangunan daerah. “Ini kesempatan bagi Kalimantan Tengah untuk memperluas jejaring internasional. sekaligus menggali potensi kerja sama ke depan, untuk kemajuan pembangunan Kalimantan Tengah,” ujar Gubernur.
Ia juga menuturkan hubungan sejarah panjang antara Rusia dan Kalteng. Salah satunya terlihat dari pembangunan Jalan Tjilik Riwut yang dulu disebut “Jalan Rusia” sepanjang 34 kilometer menuju Tangkiling, hasil kerja sama kedua negara di era Presiden Soekarno pada 1965. Kunjungan kali ini menurutnya semakin mempererat hubungan Rusia dan Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah.
“Jalan itu awalnya direncanakan hingga ke Pangkalan Bun (450 kilometer) tetapi tidak dilanjutkan karena pergantian kepemimpinan waktu itu,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, Gubernur Agustiar turut memaparkan visi misinya di hadapan rombongan Komisi IX DPR RI. Dia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedalaman agar mampu menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri, sekaligus mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah melalui pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah di Kalimantan Tengah.
“Visi misi kami adalah Satu Rumah Satu Sarjana, yang dimulai dari wilayah pedalaman sebagai wujud pemerataan pembangunan dan pendidikan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Tim Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini, mengapresiasi sambutan hangat Pemprov Kalteng. Ia menjelaskan kunjungan pihaknya juga bertujuan melakukan pengawasan terhadap sejumlah program nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemberantasan TBC, Pembangunan Rumah Sakit dari Tipe D ke Tipe C dan kegiatan kesehatan gratis.
“Kalimantan Tengah punya potensi besar dari sektor pertambangan, perhutanan, dan perkebunan. Kami berharap tenaga kerja di perusahaan-perusahaan daerah ini dapat lebih banyak berasal dari masyarakat lokal,” ujarnya. Sementara Duta Besar Rusia, H.E. Sergei Tolchenov, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya bisa berkunjung ke Bumi Tambun Bungai.
Dia menilai Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk pengembangan kerja sama, khususnya dalam bidang energi. “Kami merasa terhormat bisa datang dan berdialog langsung. Ini langkah awal untuk memperluas hubungan Rusia dengan Kalimantan Tengah di berbagai bidang,” tutup Tolchenov.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post