PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Sutik, menyoroti kondisi jalan rusak di Desa Tusuk Belawan, Kabupaten Seruyan, yang hingga kini belum mendapatkan perbaikan signifikan.
Sutik menyebut persoalan anggaran menjadi kendala utama dalam merealisasikan perbaikan tersebut. Setahu saya, pengajuan perbaikan jalan itu sudah pernah diusulkan, kemungkinan melalui Komisi IV DPRD Kalteng. Namun, kembali lagi ke persoalan anggaran. Kalau dananya tidak cukup, memang agak sulit untuk direalisasikan,” ujar Sutik, Kamis 28 Agustus 2025.
Menurutnya, ruas jalan tersebut cukup panjang sehingga membutuhkan biaya perbaikan yang besar. “Kebutuhannya bisa mencapai ratusan miliar rupiah,” ungkapnya. Sutik menambahkan, hingga saat ini perbaikan jalan belum terealisasi karena pemerintah memprioritaskan wilayah lain yang dianggap lebih mendesak. Meski demikian, ia yakin perhatian dari pemerintah provinsi akan tetap ada.
“Saya yakin Pak Gubernur akan memperhatikan, karena itu masih wilayah Kalteng. Mudah-mudahan ke depan anggarannya cukup. Kalau sudah tersedia, pasti akan diperbaiki,” jelasnya. Terkait status jalan tersebut, Sutik menekankan pentingnya kejelasan status kewenangan proyek tersebut. “Kalau itu jalan provinsi, berarti tanggung jawab provinsi. Tapi kalau jalan kabupaten, maka masuk kewenangan pemerintah kabupaten melalui APBD-nya,” terangnya.
Sutik berharap pemerintah daerah, termasuk Bupati Seruyan, turut memberi perhatian terhadap kondisi jalan di Desa Tusuk Belawan maupun infrastruktur lainnya yang perlu perlu penanganan. “Keadaannya sangat memprihatinkan. Saya berharap baik pemerintah provinsi maupun kabupaten dapat bersinergi untuk menyelesaikan masalah ini,” pungkasnya
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post