BUNTOK – Dalam membangun sistem kerja dan mekanisme kerja, yang paling penting adalah membangun komunikasi, jika tidak bisa membangun komunikasi, maka besar kemungkinan mengalami kegagalan dalam bekerja atau paling tidak pekerjaan dianggap tidak optimal.
“Oleh sebab itu sebagai pimpinan atau pejabat di Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) harus bisa jadi panutan bagi pegawai yang menjadi bawahannya, dan juga jangan masalah-masalah yang bersifat pribadi mempengaruhi pelaksanaan tugas sehari–hari di tahun 2022 mendatang,” kata Putri Siti Rohmawati, Selasa 2 November 2021.
Politisi dari Demokrat Barsel itu berharap, para pejabat harus bisa mensosialisasikan dan mengamalkan motto, kerja keras, kerja cerdas serta kerja ikhlas. Pasalnya, kata dia, dengan bekerja keras tanpa diikuti dengan kecerdasan tentu akan menghasilkan pemborosan. “Bahkan pekerjaan yang dilakukan tanpa dilandasi rasa keikhlasan akan melahirkan ketidakpuasan,”ungkapnya.
Wakil rakyat itu mengimbau, supaya para pejabat senantiasa mempelajari aturan-aturan hukum, membekali diri serta meningkatkan pemahaman terhadap tugas maupun fungsi visi misi organisasi. “Dengan begitu kinerja aparatur bisa diharapkan dapat meningkatkan kinerja kearah yang lebih baik di tahun 2022 mendatang,” tandasnya.
Begitu pula antara pimpinan dan bawahan, lanjut legislator dapil II Barsel itu, diharapkan bisa melakukan konsolidasi, akselerasi dan harmonisasi dalam rangka membentuk dan mewujudkan solidaritas organisasi guna menghidupkan suasana kerja yang penuh kekeluargaan. “Pastinya para pejabat pemerintahan selaku aparatur negara di lingkup Pemkab Barsel diminta untuk meningkatkan kinerjanya seoptimal mungkin dan memperteguh komitmen serta dedikasi termasuk profesionalisme di tahun 2022 nanti,: ujarnya.
(co/matakalteng.com)






















Discussion about this post