BUNTOK – Dalam rangka menurunan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB) dan angka kematian balita (AKABA), tenaga pelayanan kesehatan diminta untuk meningkatkan mutu pelayanan bidan. Hal tersebut dikatakan Tri Wahyuni, anggota Komisi III DPRD Barsel, Kamis, 17 Juni 2021.
“Peran bidan dalam menyelamatkan ibu dan bayi saat persalinan sangat lah besar. Untuk itu, para bidan di Barsel bisa lebih meningkatkan pelayanan tanpa melihat waktu kendati siang walaupun malam saat ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” kata Tri Wahyuni.
Dilanjutkan, bidan harus melaksanakan tugas tanpa pamrih. Sebab, jika bidan tidak melaksanakan tugasnya dengan baik, maka angka kematian terhadap ibu dan bayi yang melahirkan akan sangat tinggi.
“Atas nama masyarakat Barsel dan lembaga legislatif sangat berharap angka kematian ibu dan bayi setiap tahunnya dapat ditekan sekecil mungkin. Atau kapan perlu jangan sampai ada bayi atau ibu yang meninggal dunia,” tuturnya.
(co/matakalteng)






















Discussion about this post