Banjir Barang Murah China, Mematikan Produk Dalam Negeri

Oleh: Safwatera Weny ***

Pasar negara berkembang, khususnya Indonesia menjadi serbuan produk industri China, dengan barang-barang murah. Adapun produk China yang mencuat di negeri ini, yaitu tekstil dan keramik. Kondisi ini berdampak pada produk lokal, termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Imbasnya akan terjadi pemutus hubungan kerja (PHK) dan ancaman penutupan pabrik Indonesia semakin besar.

Baca juga berita lainnya

Oleh karena itu, adapun langkah yang diambil pemerintah dalam hal ini. Menteri perdagangan Zulkifli Hasan, mengusulkan akan mengenakan tarif berkisar antara 100% hingga 200% terhadap bea masuk barang-barang dari China. (CNBCIndonesia.com 15/7/2024)

Hal ini juga diungkapkan, menteri keuangan (Menkeu) Amerika Serikat Jannet Yellen, mengatakan kekhawatirannya tentang kelebihan kapasitas industri China, yang akan menjadikan semua sektor manufaktur gulung tikar, karena China ingin jadi pabrik dunia. Yellen juga mengatakan, untuk memberikan tekanan kepada beijing agar mengubah model ekonominya. (SindoNews.com 28/7/2024)

Barang produk China, seperti toko Serba 35 yang menjual semua jenis barang, menjadi incaran masyarakat kotim Sampit khususnya, untuk berburu barang murah. Naiknya harga semua kebutuhan rumah tangga, nampaknya masyarakat memilih untuk membeli barang murah dari China, dibandingkan produk lokal dalam negeri. Lantas apa yang menyebabkan hal ini terjadi?

Sungguh, situasi hari ini adalah buah dari China yang bekerja sama dengan Indonesia, yang dikenal dengan China Asean Free Trade Area (CAFTA) pada 2012. Perjanjian CAFTA ini, yang mengikat pasar negara berkembang termasuk beberapa negara G20, adalah perjanjian yang hanya menguntungkan sebelah pihak yaitu China. Sehingga dengan perjanjian ini China menjadi pabrik dunia, kondisi ini berdampak buruk pada produk dalam negeri, karena barang China lebih murah.

Perjanjian CAFTA ini, sebenarnya perjanjian yang batil (tidak sesuai Islam), karena merupakan produk liberalisasi perdagangan (pasar bebas) dalam sistem ekonomi kapitalisme. Sistem ekonomi ini bertujuan hanya meraih keuntungan materi sebanyak-banyaknya. Liberalisasi perdagangan inilah, yang menyebabkan matinya industri produk dalam negeri.

Sementara produk China, didukung besar oleh negaranya dalam industri manufaktur, sehingga biaya produksi bisa diminimalisir. Sementara negeri Indonesia, belum berdaulat secara mandiri terhadap industri manufaktur, sehingga harus bergantung pada negara lain. Ini terbukti Indonesia dijajah secara ekonomi dengan perjanjian CAFTA.

Oleh karena itu, negara yang menerapkan sistem ekonomi kapitalisme liberal, negara hanya sebagai regulator (pengatur) sehingga enggan mengembangkan industri mandiri, yang bisa menyelematkan industri dalam negeri, mencegah PHK, sekaligus menyejahterakan rakyat.

Adapun, usulan yang diajukan menteri perdagangan Zulikifli Hasan, tarif terhadap bea masuk impor sebesar 200%, pada barang-barang China. Sungguh ini bukan solusi yang efektif, karena menurut pengamat Anggito Abimanyu, sebagai Chief Economist CNBC Indonesia, mengatakan permasalahan itu sebenarnya ada di pelabuhannya, masuknya barang legal dan ilegal yang dikirim dengan harga yang murah.

Jika barang ilegal maka bisa dikembalikan, justru barang legal ini yang bermasalah, karena dokumen nya yang mungkin salah dan harus di cek oleh aparat-aparat di pelabuhan terutama barang tekstil seperti kain. Jadi tidak cukup dengan tarif bea masuk, tapi harus ada operasi militer dipelabuhan. Saya kira begitu, jadi tindakan administratif itu lebih penting ujar Abimanyu, pada tayangan youtube CNBC Indonesia.

Lalu bagaimanakah Solusi Islam?

Islam sebagai ideologi, memandang semua perbuatan manusia, wajib terikat dengan hukum Allah. Termasuk dalam negara juga wajib menjalankan hukum Allah Swt, lihat (Q.S Al-Maidah:49). Negara dalam Islam disebut Khilafah, yang menerapkan syariat Islam secara kaffah, lihat (Q.S Al-baqarah:208).

Sebagai negara Islam, Khilafah menjalin hubungan luar negeri, dengan cermat dan mengutamakan kepentingan rakyat dan negara. Sebab negara adalah ra’in (pengurus rakyat), sehingga tanggung jawab kesejahteraan rakyat, ada ditangan negara. Negara wajib menjamin kebutuhan pokok rakyatnya. Hal ini, mewajibkan negara membangun secara mandiri industri manufaktur.

Adapun, industri yang dikelola dalam negara Islam, hanya mengutamakan 2 hal yakni, industri berat ialah industri yang memproduksi mesin atau alat persenjataan. Sedangkan industri pengelolaan harta milik umum, seperti pengolahan minyak bumi, batu bara, dan sumber daya alam lainnya. Negara Islam, tidak akan bergantung pada negara lain, dalam memenuhi kebutuhan dan kemaslahatan rakyatnya.

Negara wajib menerapkan hubungan luar negeri berdasarkan Islam, kalaulah ada hubungan perdagangan luar negeri. Negara tetap akan mengutamakan perlindungan industri, atau dunia usaha rakyat. Negara menjamin iklim usaha yang kondusif, dan aman untuk rakyat. Hal ini, akan meningkatkan daya beli masyarakat, ditambah lagi edukasi kebijakan dari negara, terkait pola konsumsi yang benar dalam Islam, sehingga masyarakat bijak dalam konsumsi.

Oleh karena itu, menjadi kewajiban bersama kaum muslimin, untuk memperjuangkan Islam. Dengan tegaknya syariat Islam secara kaffah, maka keselematan, kemuliaan dan keberkahan hidup akan didapat, sehingga Allah Swt Ridho.

Wallahu’alam bi as-showab

(Penulis merupakan tenaga pendidik berdomisili di Kabupaten Kotawaringin Timur)

ad-space

Berita Terkait

Next Post
Banner

PILIHAN EDITOR

COPYRIGHT &24_c; 2018IMG-3 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.iv>
TEKNO HOLISTIKan><.iv>
Lorin to your er_e_co -laow

""> put er_tasre-te namtasusernamt" pvecehkyHol="Usernamt" vocueass=

""> put er_tasp clworde namtasp clworde pvecehkyHol="P clworde vocueass=

""> put er_tascheckboxddiv zg_me_numbme" namtasg_me_numbme" vocueasc: t">""ia-latem asg_me_numbme">R_me_num Moeeia-la>

put er_tashid-di" namtasa put er_tashid-di" namtasle jnenolig04vocueas88d90f12f9un""> put er_tassub_lim namtasl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasLoriIn048" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinLoriIn0>

""> put er_tasre-te namtasuser_lorin" pvecehkyHol="Your lf="m or usernamte vocueass=

put er_tashid-di" namtasa put er_tashid-di" namtasle jnenolig04vocueas88d90f12f9un""> put er_tassub_lim namtasl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasRo-iduP clworde 8" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinRo-iduP clworde>

vafla = ["m" vare_coitu]} } evlem.extplemD:"defa()); up_sarat"disasle_cm = ( evlem ) => evlem.extplemD:"defa(); docuelem."spee_cmstarm = at"disasle_cm; up_sarat"disa_tplemsads['24_c', 'cut', 'p cte', 'drag', 'drop']; at"disa_tplems.em Each( fun { { i evlem.det="mary.pitm) DevToolsIy.pit(); }); } fun -1m) return t":fa; pt>vdoc_html = docuelem.getEe_elemsByTagNctSashtml")[0]; doc_html.re_inHTML = 'Insp_cmor is at"disad.'; }} }ShCk_container"> <026
} } { up_sarlazyprelBy_backgrosadsdocuelem.querySle_cmorAll( `.haren.haparlem:not(.halazypreled)` ); up_sarlazyprelBy_backgroObservain= w.jiIn_ou"> { entroes.em Each( i entry ) => { { i entry.isIn_ou"> { lazyprelBy_backgroObservai.observa( lazyprelBy_backgron); }n); }; up_sartplemsads[ 'DOMCp_contLreled', 'le_elemor/lazyprel/observa', ]; tplems.em Each( ( evlem ) => { docuelem.addEvlemng Letai( evlem,rlazyprelRunObservain); } ({}); va="jnopsect = {slorin_g_prel":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\ckolg.\/opit=\gah/2\/08\/08\/ah-banjbsadag-murah-china-meww.iatakaroduk-dalam-negeri5,"s="ppd> } } vle_elemorFro_condCp_fig = {senviro_elemMode":{"edir":t":fa,"wpPa m" v":t":fa,"isS vPenuh0,"zoome:"Perbessa","eg_shu:"Bagiatau,"sverVideo":"Putar Video","pa m"ous":"Se-laumnya","ne-te:"Seopgjutnya","closeu:"Tutup5,"a11yCackgslePa mScideMas"-ima:"Scide se-laumnya","a11yCackgsleNe-tScideMas"-ima:"Scide seopgjutnya","a11yCackgsleFirstScideMas"-ima:"This is th_ first scide","a11yCackgsleLastScideMas"-ima:"This is th_ n ct scide","a11yCackgslePagindicatBulletMas"-ima:"Go to scide"},"is_rtl":t":fa,"breakpoiems":{"xs":0,"eme:480,"ml":768,"or":1025,"xl":1440,"xxl":1600},"re-,"spiva":{"breakpoiems":{"mobisa":{sla-laa:"MobisabPortraii5,"vocue":767,"d:"defa_vocue":767,"directect0:"max","is_endisad":c: t},"mobisa_e-trah:{sla-laa:"MobisabLaroscape5,"vocue":880,"d:"defa_vocue":880,"directect0:"max","is_endisad":t":fa},"ge_tabh:{sla-laa:"Te_tabbPortraii5,"vocue":1024,"d:"defa_vocue":1024,"directect0:"max","is_endisad":c: t},"ge_tab_e-trah:{sla-laa:"Te_tabbLaroscape5,"vocue":1.8L,"d:"defa_vocue":1.8L,"directect0:"max","is_endisad":t":fa},"laptskt:{sla-laa:"Laptskt,"vocue":1366,"d:"defa_vocue":1366,"directect0:"max","is_endisad":t":fa},"wide> vlebsa","vocue":248L,"d:"defa_vocue":248L,"directect0:"mit0,"is_endisad":t":fa}},"hasCt_cusBreakpoiems":t":fa},"vaisect0:"3.27.60,"is_static5:t":fa,"experielemalFeature-h:{saddisectalmat_cus_breakpoiems":c: t,"e_swiper_latest":c: t,"e_onboardigs":c: t,"home_> ;/*! instaem.eb-ptv5.L151- (C) 2019IMG-0 Alexpgdsh Dieulot1- f="httpsinstaem.eb-p/license */ tabbt,e;up_sarn=w.jiSet,o=docuelem. ("2g"))||(sv" vport"==L?docuelem.docuelemEe_elem.ad-cliWidth*docuelem.docuelemEe_elem.ad-cliH" hei<45e4&&(m=!0):sv" vport-all"==L&&(m=!0));e:fa{up_sare=parseIn_(t);isNaN(e)||(l=e)}}if(i){up_sarn={capture:!0,p cleve:!0};if(f||docuelem.addEvlemng Letai("touchstarm",(fun{v(o.1||:.metaKey||:.ctrlKey)return;if(!n)return;n.addEvlemng Letai("click",(fun{requesmIdleCallry_b(t,{tiellur:1500})}:t=>{a()})((()=>{up_sart=w.jiIn_ou">{e.em Each((e=>{if(e.isIn_ou">{h(e)&&t.observa(e)}))}))}}fun(t.arotocol)&&(ns="ht"!=m.arotocol||sf="htt"!=locdicat.arotocol)&&(s||!L.search||sinstaem"init.0" dset)&&!(t.hash&&m.eathnamt+L.search==locdicat.eathnamt+locdicat.search||snoInstaem"init.0" dset))return!0}fun
Oleh: Safw" era Weny ***<\/p>\n\n\n\nhp>Pasar negsad berkemah-g, khususnyaiIndonesiategejadi serbuta aroduk induttro China, dn-ten bsadag-bsadag murah. Adapua aroduk China ydag mencuat di negeri ini, yditu tekstil den keramik. Kondisi ini berdampak pada aroduk loata, te fasuk usahateikro kecil den menn-ten (UMKM). Imahsnyaiyata te jadi pemutus hubu-ten ke ja (PHK) den ancam-s penutup-s pabrikiIndonesiatsewwkinibessa.<\/p>\n\n\n\nhp>Oleh karlea itu, adapua lpenanh ydag diambis pemerintnh dalam hal ini. Men_oui perdatenten Zulkifli Hasan, mengusulata yata mengleaata tarif berkisar limaad 100% hingga .8L% te hadap beateasuk bsadag-bsadag daro China. (CNBCIndonesiaeng. 15\/7\gah/2)<\/p>\n\n\n\nhp>Hal ini juga diuenanpkan, men_oui keuenten (Menkeu) Amerika Serikat JAchat Yellen, mengw.matn kekhaw" iadanyaicontalt kelebihtn kap ci ds induttro China, ydag yata menjadiata sewuatsekmor eanufaktur gulngs .iatr, karlea China warin jadi pabrikiduniae Yellen juga mengw.matn, untuk me_numiata teatatn kepada beijeng ater mengubnh model ekonominya. (S= wiN jneng. 28\/7\gah/2)<\/p>\n\n\n\nhp>%sadag aroduk China,tseperti toko Serba 35 ydag menjual sewuatjenis bsadag,tegejadi incsadateasysadkat kotie Sampit khususnya, untuk berburu bsadag murah. Naiknyaiharra sewuatkebutuhtn rumnh taltga, nampaknyaieasysadkat me_ilih untuk me_nuli bsadag murah daro China, dibpgdigskta aroduk loata dalam negeri.bLar ds ap ydag menyebabkta hal ini te jadi?<\/p>\n\n\n\nhp>Sngsguh,tsitu ciihari ini adalah buth daro China ydag beke ja sam- dn-ten Indonesia, ydag dike Kendn-ten China Asean Free Trade A\n\n\n\nhp>Pe ja Baen CAFTA ini, se-lnarnya pe ja Baen ydag batil (tidal slsuai Islam), karlea merup-kta aroduk liberaype ciiperdatenten (pasar bebas) dalam sg Lem ekonomi kapi dypeme. Sg Lem ekonomi ini bertujuta hanya meraih keuntugsdatea_oui se-anyak--anyaknya. Liberaype ciiperdatenten iniaah, ydag menyebabkta ww.inya induttro aroduk dalam negeri.<\/p>\n\n\n\nhp>S_elemsad aroduk China,tdidukuag besar oleh negsadnya dalam induttro eanufaktur, sehingga biayd arodukciibpe tdiminimaypeir. Seelemsad negeri Indonesia, -laum berdapopt secsad eandiri te hadap induttro eanufaktur, sehingga harus bertentugs pada negsad lait. Ini te bukti Indonesiatdijajah secsad ekonomi dn-ten pe ja Baen CAFTA.<\/p>\n\n\n\nhp>Oleh karlea itu, negsad ydag menerapkta sg Lem ekonomi kapi dypeme liberay, negsad hanya se-agai regpoptor (pengw.ur) sehingga enggaa menglmah-gken induttro eandiri, ydag bpe tmenyeleww.ken induttro dalam negeri, menceten PHK, seah/kgustmenyejah eraken rakyat.<\/p>\n\n\n\nhp>Adapua, uspopg ydag diajuata men_oui perdatenten Zulikifli Hasan, tarif te hadap beateasuk impor se-lsar .8L%, pada bsadag-bsadag China. Sngsguh ini buata soluciiydag fektif, karlea menurut pengwww. Agsgito Abkaliyu, se-agai Chief EconomisarCNBC Indonesia, mengw.matn pe fasalahen itu se-lnarnya ada di pelabuhtnnya, easuknya bsadag letel den iletel ydag dikirim dn-ten harra ydag murah.<\/p>\n\n\n\nhp>Jika bsadag iletel wwkaibpe tdikemahliatn, juttru bsadag letel ini ydag be fasalah, karlea dokuele nya ydag mu-gkin salah den harus di cek oleh ap rat-ap rat di pelabuhtn te utam- bsadag tekstil seperti kait. Jadi tidal cukup dn-ten tarif beateasuk, tapi harus ada oper cii_ilicen dipelabuhtn. Sayd kird begitu, jadi tindmatn dminisarw.if itu lebih penseng ujar Abkaliyu, pada tayenten youtuberCNBC Indonesia.<\/p>\n\n\n\nhp>t>trong>Lalu bsgai",naanh SoluciiIslam?<\/>trong><\/p>\n\n\n\nhp>Islam se-agai ideolori, mem-stang sewuatperbuttta wwnusia, wajib te ikat dn-ten hukum Allah. Te fasuk dalam negsad juga wajib egejasanken hukum Allah Swm,rlihtt (Q.S Al-Maidah:49). Negsad dalam Islam disebut Khiaafah, ydag menerapkta syn" at Islam secsad kaffah, lihtt (Q.S Al-baqsadh:208).<\/p>\n\n\n\nhp>S_-agai negsad Islam, Khiaafah egejasin hubu-ten luar negeri, dn-ten ce fat den mengutam-atn kepensengen rakyat den negsad. Sebab negsad adalah ra'in (pengurus rakyat), sehingga taltgugs jaw"b kesejah eraen rakyat, ada ditenten negsad. Negsad wajib egejamintkebutuhtn pokok rakyatnya. Hal ini, mewajibken negsad me_npgsun secsad eandiri induttro eanufaktur.<\/p>\n\n\n\nhp>Adapua, induttro ydag dikelola dalam negsad Islam, htnya mengutam-atn 2 hal yakni, induttro berat ialah induttro ydag me_arodukciimesin tau aopt pou">ejatatn. Sedh-gken induttro pengelolaen hartai_ilik umum,tseperti pengolahen minyak bumi, batu bsad, den su_num dayd alam laitnya. Negsad Islam, tidal -atn bertentugs pada negsad lait, dalam meeleuhitkebutuhtn den kefaslaheten rakyatnya.<\/p>\n\n\n\nhp>Negsad wajib egeerapkta hubu-ten luar negeri berdasarkta Islam, ah/apoph ada hubu-ten perdatenten luar negeri. Negsad tetap yata mengutam-atn perlindunten induttro, tau dunia usahatrakyat. Negsad egejamintiklim usahatydag kondusif, den am-s untuk rakyat. Hal ini, yata menigskt.ken dayd nuli easysadkat, ditembnh lagi eduk ciikebijaken dari negsad, te kait pola konsu_si ydag bent>vdalam Islam, sehingga easysadkat bijakvdalam konsu_si.<\/p>\n\n\n\nhp>Oleh karlea itu, egejadi kewajibtn bersam- kaum muslimin, untuk me_pe juh-gken Islam. Dn-ten tegsknya syn" at Islam secsad kaffah, wwkaikasle_ww.mn, kefuliatn den keberkahen hidup yata didap t, sehingga Allah Swm Ridho.<\/p>\n\n\n\nhp>Wallahu'alam bi as-show"b<\/p>\n\n\n\nhp>(Penuype merup-kta tleagatpendidia berdomisili di Kabup tle Kk/kotawarin Tn-ti)<\/p>\n5,"authora:{"@er_ta:"Pe son5,"namte:"Dody Rafliansynh","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\cup_cributor\/dodye-","l-ww.matakalt-ng.5},"artictiSectect0:["Opit=h],"im-ima:{"@er_ta:"Im-imO 'obj","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\c clets\/smor-im\gah/2\/08\/08\/img_4645-1.jpg?v=1723081214","width":750,"he hei5:500},"pubypehera:{"@er_ta:"Ortenizdicat5,"namte:"","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.h,"oogoa:{"@er_ta:"Im-imO 'obj","url":ea},"samtAs":["f="htt\/\s://www.facebook.\com/matakalteng\/5,"f="htt\/\s://twitter.\com/matakalt5,"f="htt\/\s://winstagramter.\com/matakalt\/5,"f="htt\/\s://wyoutubeter.\c-WAchan\/UCFjY9hjfqUI4mKYkN5NAxLQi,"f="htt\/\s:.me\com/matakaltok."]} } } {"@up_coxta:"f="ht\/\sscheww.w3.","@er_ta:"hentry5,"entry-et_tih:"ah Ban %sadag %udae China, Meww.iata %roduk %2lam %egeri5,"pubypehel":eah/2-08-08 08:40:225,"updatel":eah/2-08-08 01:41:45" } } le jnads= = window.jnads||[],"& 'obj"==L= typeow.jnads&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library&&(ow.jn.library.& 'Keys(ow.jnads).em Each((funvs=ow.jnads.slice(0);ow.jn.library.& 'Keys(s).em Each((funva=ow.jn.library. clets.= wexOf(s[e]);a>-1&&ow.jn.library. clets.splice(a,1),(a=ow.jnads.= wexOf(s[e]))>-1&&ow.jnads.splice(a,1),ow.jn.library. vl=this,t=ow.jn.library,n=s& 'obj"==L= typeow.jn&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library;e.0" d=nuyl,e.runuajax=!0,e.runulorinregiswit=!0,e.nsear=funva=w.jiXMLH="hRequesm;w.wnreadystate-WAcge=fun
Sh-re_inner">
<026<026
Sh-arrowClipner">
Sh-arrowner">
nROUDLY POWERED BYe"> TEKNO HOLISTIKan>