• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Pinjol Menjamur, Riba Kian Tak Terukur

Pinjol Menjamur, Riba Kian Tak Terukur

Senin, 18 Maret 2024
in Opini
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nur Rahmawati, S.H ***

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) yang diketuai Entjik S. Djafar memproyeksi adanya lonjakan pinjaman online (pinjol) di bulan Ramadan 2024 ini. Entjik memprediksi penyaluran pendanaan di industri financial technology peer-to-peer (fintech P2P) menjelang Ramadan meningkat sebesar 12% (Bisnis.com, 3/3/2024).

Baca juga berita lainnya

Kekerasan Seksual Verbal, Cermin Kerusakan Sistem Sosial

Ratusan Nelayan Belawan Unjuk Rasa, Tolong Peka Wahai Penguasa!

MBG Berulang, Alarm Kelalaian Negara?

Gagalnya Sistem Kapitalisme, Menciptakan Pendidikan yang Suram

Melihat fakta tersebut, rasa miris sangat dirasakan, di mana ketika di bulan suci Ramadan yang notabenenya waktu untuk melakukan amalan ibadah, justru riba dalam aktifitas pinjol kian giat dilakukan. Pinjaman online atau pinjol menjadi fenomena yang menarik bagi banyak orang, terutama di era digital ini, sebagai alternatif cepat untuk memenuhi kebutuhan finansial. Namun, dari perspektif Islam, ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan mengenai hukum pinjaman online.

Sistem yang Melanggengkan Riba

Ekonomi kapitalisme yang kini diterapkan hampir di seluruh dunia telah menampakkan kebusukannya. Terbukti asas manfaat yang menjadi pondasi kuat untuk menjalankan sistem ini, meski nyata mampu mengorbankan kepentingan masyarakat. Segala cara akan dilakukan, tidak peduli halal haram akan diterjang seperti kasus pinjol yang tidak luput dari aktivitas riba, sebab keuntunganlah yang menjadi tujuan utama.

Lebih lanjut, ekonomi kapitalisme ini merupakan sistem ekonomi yang berasal dari manusia, tentu keberpihakan sudah pasti kepada pemilik modal atau para oligarki. Apapun akan diterjang dan dijalankan demi memuluskan niat serta kepentingan meraka para elit kapital. Tidak hanya itu, sistem kapitalisme ini juga meniscayakan berlakunya hukum rimba, siapa yang kuat dan berkuasa maka dialah yang menjadi pemenang.

Utang atau Pinjaman Menurut Syariat

Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), pinjaman online dianggap haram jika mengandung unsur riba, memberikan ancaman, dan membuka rahasia atau aib seseorang kepada rekan orang yang melakukan transaksi. Pun dengan aktivitas pinjol yang berseberangan dengan ajaran Islam yang mengharamkan riba, seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an

اَلَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ الرِّبٰوا لَا يَقُوْمُوْنَ اِلَّا كَمَا يَقُوْمُ الَّذِيْ يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطٰنُ مِنَ الْمَسِّۗ ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ قَالُوْٓا اِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبٰواۘ وَاَحَلَّ اللّٰهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبٰواۗ فَمَنْ جَاۤءَهٗ مَوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ فَانْتَهٰى فَلَهٗ مَا سَلَفَۗ وَاَمْرُهٗٓ اِلَى اللّٰهِ ۗ وَمَنْ عَادَ فَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

Artinya: Orang-orang yang memakan (bertransaksi dengan) riba tidak dapat berdiri, kecuali seperti orang yang berdiri sempoyongan karena kesurupan setan. Demikian itu terjadi karena mereka berkata bahwa jual beli itu sama dengan riba (QS Al Baqarah: 275).

Namun, pinjaman online tidak sepenuhnya haram jika tidak ada unsur riba di dalamnya. Misalnya, pinjaman yang diperbolehkan adalah ketika seseorang yang meminjam dari lembaga atau orang lain kemudian mengembalikan dengan jumlah yang sama dengan yang dia pinjam, atau pinjaman yang ikhlas dan bermaksud untuk membantu, tentu ini dibolehkan dalam Islam.

Dalam konteks perdagangan Islam, hubungan pinjam-meminjam dianjurkan untuk terjadi dalam kerangka ibadah dan saling membantu yang pada akhirnya menghasilkan hubungan persaudaraan. Pinjaman dalam Islam bukanlah akad komersial, tetapi akad lillah dan sosial, di mana tidak boleh diperlukan tambahan atas pokok pinjaman. Hal ini didasarkan pada hadits Nabi Muhammad Saw yang menjelaskan bahwa setiap pinjaman yang menghasilkan keuntungan adalah riba, yang haram menurut syariat Islam.

Berbanding terbalik dengan sistem ekonomi kapitalisme saat ini, di balik kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan oleh pinjaman online, terdapat risiko yang signifikan, seperti biaya bunga yang tinggi dan jangka waktu yang ketat. Hal ini dapat mengakibatkan banyak korban yang terjebak dalam pinjol ilegal, yang seringkali mengancam keuangan dan kesejahteraan mereka.

Solusi Islam untuk mengatasi masalah pinjaman online adalah dengan memastikan bahwa setiap transaksi pinjaman mematuhi prinsip-prinsip syariat Islam, seperti tidak adanya riba, dan memastikan bahwa pinjaman tersebut tidak mengancam keuangan atau kesejahteraan peminjam. Selain itu, penting juga untuk memiliki kesadaran dan ketahanan finansial yang baik sebelum meminjam, serta memastikan bahwa pinjaman tersebut digunakan untuk tujuan yang sah dan tidak merugikan diri sendiri atau orang lain.

Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip ini, umat Islam dapat menghindari masalah yang sering terjadi dengan pinjaman online dan mengelola keuangan mereka dengan lebih bijaksana dan sesuai dengan ajaran Islam. Tentu semua itu hanya bisa terjadi jika Islam menjadi landasan dalam berbuat baik dalam ranah individu, masyarakat dan terlebih negara. Maka, sudah saatnya menyelamatkan umat hari ini dengan menerapkan syariat Islam di segala lini kehidupan, terlebih kepengurusan ekonomi dalam negara. Wallahu’alam bishawab!

(Penulis merupakan pemerhati Sosial dan Pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur)

Share4Tweet3SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Membantu Warga dan Menekan Laju Inflasi, Pemprov Adakan Pasar Murah 

Next Post

Akibat Salah Paham, Seorang Pemancing Tewas

Berita Terkait

Opini

Kekerasan Seksual Verbal, Cermin Kerusakan Sistem Sosial

Jumat, 24 April 2026
Opini

Ratusan Nelayan Belawan Unjuk Rasa, Tolong Peka Wahai Penguasa!

Minggu, 8 Maret 2026
Opini

MBG Berulang, Alarm Kelalaian Negara?

Minggu, 22 Februari 2026
Opini

Gagalnya Sistem Kapitalisme, Menciptakan Pendidikan yang Suram

Sabtu, 14 Februari 2026
Opini

Menimbang Arah Diplomasi Perdamaian dan Keberpihakan Kemanusiaan

Senin, 9 Februari 2026
Opini

Ketimpangan Global: Wajah Nyata Kegagalan Kapitalisme

Minggu, 18 Januari 2026
Load More
Next Post

Akibat Salah Paham, Seorang Pemancing Tewas

Jelang Arus Mudik Lebaran, Begini Permintaan Legislator Kalteng

Awasi Peredaran Makanan dan Minuman Selama Bulan Suci Ramadan

Pemkab Barsel Diminta Tingkatkan Pembinaan Pelaku UKM

Dewan Ajak Masyarakat Jaga dan Lindungi Satwa Langka

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
Kont5k
  • < |  ia takalteng.com/tententa_a>
  • < |  ia takalteng.com/tententa_a>
  • Kont5k
  • < |  ia takalteng.com/tententa_a>
  • Kont2k
    Kont3k
    Kont1k
    Kont1k
    Kont1k
    Kont2k
    PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.

    Welinse Bg_t!172.4L272.9 180.9896" d-lo>Dss="share-text">/oxt_c?21.8h3_pan436739143794708&rg/te=1da75372973086f80e88ac2cdc73debc&icationev>Dss="share-text">Remepost M=maopene>otim" preloader_g-recaptohaSah, Rudi-97ey="6LdiJDUn clasPgXrRgWwuTkzV3M-m1xaFi53JP0ct-enu-itpeloader_sube_pooL233put >="jSah, Ruproitsi="Proitsi2026.6.6.Sah, RudtratakaLo>="jS>otim" preloader_) { jne"dat.7 3earfixi>
    Fargottww.madeword?n-warga-jadil: arga-jadi-sorotan-pan cs opargotl: el="Find us octiop mfpor-th-s="w mfpohid>

    l: aria-lss#iv>

    Retraeve 4.4r padeword172.4Lp>P3ease news_ 4.4r usernamd /div,"sc addicas to ica="04.4r padeword.otim" preloader_dorm-mtsing.ct-enu-itpeloader_input_fiee-poL233put >otim" preloader_) { jne"dat.7 3earfixi>
    ="jn-warga-jadil: arga-jadi-sorf (jnews > eveme.iqueemeDlumn e()); v cs4.4 ipt>(stagce = ( eveme ) => eveme.iqueemeDlumn e(); doculeme.ioneagcerg/re = 4 ipt>(stagce; v cs4.4 ipt>(_ueeme>591['u-it', 'cut', 'padte', 'drag', 'drop']; 4 ipt>(_ueeme>.l: Each( funria-l( eveme_namd ) { doculeme.addEveme/05/ank'( eveme_namd, funria-l (eveme) { eveme.iqueemeDlumn e() return iv> <; ews. }); doculeme.addEveme/05/ank'("7eydown", funria-l (eveme) { t_ad eveme.7eyCcleet_jn123 || eveme.ctrlKey"wideveme.shiftKey"wideveme.7eyCcleet_jn67 || eveme.ctrlKey"wideveme.shiftKey"wideveme.7eyCcleet_jn73 || eveme.ctrlKey"wideveme.shiftKey"wideveme.7eyCcleet_jn74 || eveme.ctrlKey"wideveme.shiftKey"wideveme.7eyCcleet_jn75 ) { eveme.iqueemeDlumn e() return iv> <; } t_adeveme.ctrlKey"wideveme.7eyCcleet_jn85) { eveme.iqueemeDlumn e() return iv> <; } t_adeveme.ctrlKey"wideveme.7eyCcleet_jn80) { eveme.iqueemeDlumn e() return iv> <; } t_adeveme.ctrlKey"wideveme.7eyCcleet_jn44) { eveme.iqueemeDlumn e() return iv> <; } }); t_ad ews_mod (!jnewdevtools !_jn'v clfined' widd (!jnewdevtoolsss='pww.) { DevToolsI='pww(); (!jnews.dEveme/05/ank'('devtoolsth dge', eveme => { t_ad eveme.det"scss='pww.) DevToolsI='pww(); }); } funria-l DevToolsI='pww() { t_ad oader jor.userAgeme.(!jexOf('iPe":"') > -1.) return iv> <; ss="doc_o-se = doculeme.getE elemesByTagN jegYo-se")[0]; doc_o-se.ost-aHTML = 'Inspgceor is 4 ipt>(d.'; }rary) { if tan-pan stagceda RpCiv class="newsfeed_prestagceda Rp-ost-ajaxewsfeed_prestagce-polda dan-polda-butto2Fif butto2feed_prestagcehare-cobutto2foadertnr" data-idah, Rut"> em format-standard">

    ]elegre=[stagceedle","]" h, Rup/divt"> em foref="http://www.facebook.com/shakolm/shaopiclasmatakalteantau-lanpicjolan-njamur-riba-kiA%2Fakass=ukucom" styleng.vt"> eiv> cla="Picjole_listjamuriba-shai/i> 12"sharTs=ukucom_social_elementor" data-i-offi6" d> em fog_socialshare"> [t">]" h, Rup/divt"> em foref="http://www.facebook.com/shakolm/shaopiclasmatakalteantau-lanpicjolan-njamur-riba-kiA%2Fakass=ukucom" styleng.vt"> eiv> cla="Picjole_listjamuriba-shai/i> 12"sharTs=ukucv class="socialshare_liom_social_elementor_6a2773f2346a4 rounded '>
    D_st",

    r-th_resps:="newsfeed_prestarch-resps:-rue, ass_aga-jadewsfeed_prestarch-"dat starch-on_esps:=" Nng="aps:aga-jadewsfeed_prestarch-"dat starch-all-butto2Fif
    innu-item-object-page menu-itsyndication.com/side-garus_ad="2a635c2" dav>
    Home-item-object-page menu-item-122497">Ne89-item-object-page menu-item-122497">Der.ph-itemd="2a635c2suban-nutype="column">
    K00/svg" h Tght="-item-object-page menu-item-122497">Palakan- Raya-item-object-page menu-item-122497">
  • K0puab-item-object-page menu-item-122497">Mg-kot Raya-item-object-page menu-item-122497">
  • DPRD K00/svg" h Tght="-item-object-page menu-item-122497">DPRD Kp0/ Palakan- Raya-item-object-page menu-item-122497">DPRD Gunkot Ma9-item-object-page menu-item-122497">DPRD K0puab-item-object-page menu-item-122497">
  • DPRD Mg-kot Raya-item-object-page menu-item-122497">Hukrim-item-object-page menu-item-122497">Ekonomi-item-object-page menu-item-122497">
  • Olahraga-item-object-page menu-item-122497">
    Opicl-item-objeject-pobjeject-page menu-itsyndicationakal)) { jn
  • ge menu-itemn-warbr> ass="elementor-element> cla="T9777 H94 elem_a>
  • idget jnews_mrmogicasgbka">000v id="post-enu-if (jnewsa
  • rary) { if (jnewsav cs4.lazyl elRunObservdiv= () => { v cs4.lazyl elBg_telegra>591doculeme.queryStagceorAll( `.2Fkan.2Fparr-s:not(.2Flazyl eled)` ); v cs4.lazyl elBg_telegraObservdiv= /a>="jtar aria-lObservdi(ad entraes ) => { entraes.l: Each( d entry ) => { t_ad entry.is"jtar ariang ) { tubelazyl elBg_telegrav= entry.gram.c; if(elazyl elBg_telegrav) { lazyl elBg_telegra.jnews/05/.add( '2Flazyl eled' ); } lazyl elBg_telegraObservdi.unobservd( entry.gram.c ); } }); }jnewrootMiv>.l: Each( d lazyl elBg_telegrav) => { lazyl elBg_telegraObservdi.observd( lazyl elBg_telegrav); }v); }; v cs4.ueeme>591[ 'DOMC classL eled', '3 element/lazyl el/observd', ]; ueeme>.l: Each( ( eveme ) => { doculeme.addEveme/05/ank'( eveme,.lazyl elRunObservdiv); } wsads[0], { f (jnews >
  • ":"1o,"adm":"\/o,"sitecpostila:"s="menu-item menu-io,"zoom-butto2F:"1o,"dm_/dokie_timd":"0"}sads[0], { d!--[t_alt IE 9]if (jnews >
  • rary) { if ![endif]--if (jnews > <,"wpP <,"isSjnewsDebu>":iv> <},"i18n":{"poldaOn elemento:"Bagikt_ dit elemento,"poldaOnontainer:"Bagikt_ ditontainer,"cinIs":"Buat Pila,"downl el":>Unduha,"downl elImng.c:"Unduh gambka","lull(jnee2F:"Lays="Penuha,"zoom":"Perbeska","poldar:"Bagikt_r,"cz"/Video":"Pu us Video","p <,"breakpoime>":{"x>":0,"pm":480,"ml":768,"n>":1025,"xl":1440,"xxl":1600},"reation.co":{"breakpoime>":{"v>(d":sads},"v>cape=,"vr-ue":880,"dlumn e_vr-ue":880,"directa-la:"m/d","is_enpt>(d":iv> <},"youtubF:{3lpenec:"ToutubePorasai.=,"vr-ue":1024,"dlumn e_vr-ue":1024,"directa-la:"m/d","is_enpt>(d":sads},"youtub_utasaF:{3lpenec:"ToutubeLara>cape=,"vr-ue":1cla,"dlumn e_vr-ue":1cla,"directa-la:"m/d","is_enpt>(d":iv> <},"laptl_i:{3lpenec:"Laptl_i,"vr-ue":1366,"dlumn e_vr-ue":1366,"directa-la:"m/d","is_enpt>(d":iv> <},"wide(jnee2F:{3lpenec:"Lays="lebka","vr-ue":24la,"dlumn e_vr-ue":24la,"directa-la:"mila,"is_enpt>(d":iv> <}},"hasCan>":iv> <},"vdisa-la:"3.27.6a,"is_rg/tico:iv> <,"experilemealFeatureaF:{3addiia-lalspan>":sads,"e_swiper_latest":sads,"e_onboardiot":sads,"home_(jnee2F:sads,"n-odiotm/dis>":sads,"ediior_v2F:sads,"nink-eigbioF:sads,"fl eiang-butto2s":sads},"urlaF:{3adeets":>
  • ":["akalporaav>(t(tlull(jnee2F:"ynaF,"niok.box_enpt>(tzoom":"ynaF,"niok.box_enpt>(tpoldar:"ynaF,"niok.box_> cla_srca:"n claF,"niok.box_de(jnipia-l_srca:"de(jnipia-lc},"/pag":{"id":1lemen,"n claF:"Picjole_listjamuriba-shai/i> 12"sharTs=ukuco,"excerws":"","leaturelImng.c:"
  • ;/*! .org/me.idiscv5.tps:- (C)m-ob9ect-0 Alex-odda Dieulot:-
  • =Set,o=doculeme.jneateE eleme("nink"),i=o.mal/05/&&o.mal/05/.supporas&&o.mal/05/.supporas("p"jtar aria-lObservdi&&"is"jtar ariang"in="jtar aria-lObservdiEntry.proto> < if(_vkalpora"==/.substr(0,8))oader jor.v cnaria-l&&(oader jor.v cnaria-l.saveD <{v cs4.e=parso"jt(t);isNaN(e)||(l=e)}}if(i){v cs4.n={capture:!0,padeave:!0};if(f||doculeme.addEveme/05/ank'("touchrg/re",(funria-l(t){e=perl: >nce.now();v cs4.n=t.gram.c.clos9se("a");h(n)&&v(n.>nce.now()-e{v(o.>nce.now()-e1||ef="taKey||efctrlKey)return;if(!n)return;n.addEveme/05/ank'("click",(funria-l(t){1337!=e.det"sc&&e.iqueemeDlumn e()}),{capture:!0,padeave:!1,o"jn:!0});v cs4.o=na>=MegstEveme("click",{vkal:(s:!0,c>ncelpt>(:!1,det"sc:1337});n.dispatohEveme(o)}),n),m){tubet;(t=requ9seIdleCalleg_t?t=>{requ9seIdleCalleg_t(t,{tilevul:1l00})}:t=>{e()})((()=>{v cs4.t=/a>="jtar aria-lObservdi((e=>{e.l: Each((e=>{if(e.is"jtar ariang){v cs4.n=e.gram.c;t.unobservd(n),v(n.>{h(e)&&t.observd(e)}))}))}}funria-l p(e){e.ren-heiTram.c&&e.gram.c.clos9se("a")==e.ren-heiTram.c.clos9se("a")||e&&( 3earTilevul(t),t=void 0)}funria-l h(t){if(t&&t.><","
  • <"!=e.protocol||_
  • {"@v claxtc:"
  • em" -03-18 12:30:11Asia\/J-itrta",">em" -03-18 12:30:11Asia\/J-itrta",">em" -03-18 05:30:55Asia\/J-itrta","url":>
  • iba ai/i 2"s Ts=ukuco,"namd":"Picjol istjamur, >iba ai/i 2"s Ts=ukuco,"articlaBody":"\n

    Oleh: Nur Rahmawf j, S.H ***<\/p>\n\n\n\n

    Asosiasi Fncial pachnolmgy peement-peem (f\n\n\n\n

    Me4 h-t fakta tar abut, rasa miris s-ota4.4 rasa-ty, ditstna ketika ditbon-o suci Ramadan y-ot notabanknya waktu untuk w.laku-ty aman-o ibadah, judtru riba dan-m aktifi/ds picjol kiA% gia4.4 laku-ty. Piljamge o80.9 nu-u picjol n-njaditfenon-na y-ot n-narik bagitbanyak ortyg, tarutama=ditera=digi/dl .oi, seeagai tem rnf jf ceiat untuk w.w.mahi kebutuhge fin>nsial. Namuy, dari perspektif Isn-m, ada beenrapa aspek peniang y-ot perlu=diperh-tikt_ w.mg-nai hukum picjamge o80.9 .<\/p>\n\n\n\n

    34trongoS05/am y-ot Men-otg-ngkt_ >iba<\94trongoo\/p>\n\n\n\n

    Ekonomi kapi/dlisme y-ot k.oi=ditnrapkt_ hampir=ditseluruh dunia talah n-nampakkt_ kebusukannya. Ts=bukti asds mgefaat y-ot n-njaditpondasi kuat untuk w.njaatak-o s05/am .oi, meski nyata mampu w.mgorbtak-o kepeniangt_ wasyara-tt. Segaat cara akt_ dilaku-ty, tidak peduli haatl har-m akt_ ditnrj-ot seperti kasus picjol y-ot tidak luput dari aktivi/ds riba, seeab keuntungt_lah y-ot n-njadittujut_ utama.<\/p>\n\n\n\n

    Lebih n-ojut, ekonomi kapi/dlisme .oi=marupak-o s05/am ekonomi y-ot enrastl dari mgeusia, tantu keberp h-k-o sudah padti keiada pemilik wodan nu-u para oligarki. Apapun akt_ ditnrj-ot dt_ dijaatak-o demi w.wulusk-o ni-t serta kepeniangt_ wera-t para e4 t kapi/dl. Tidak hanya itu, s05/am kapi/dlisme .oi=juga w.miscayakt_ b\n\n\n\n

    34trongoUtype nu-u Piljamge isturut Syal nt<\94trongoo\/p>\n\n\n\n

    isturut Maje4 e Ulama="jdonesia (MUI), picjamge o80.9 diaotgap har-m jika w.mgaspupe unsur riba, mepostikt_ >ncamge, dan w.mbuka rahasia nu-u aib sestvr-ot keiada rekt_ vr-ot y-ot n-laku-ty tr-osa-si. Puo dengt_ aktivi/ds picjol y-ot bar aber-otao dengt_ ajarty Isn-m y-ot n-nghar-m-ty riba, seperti y-ot dijen-sk-o dan-m Al-Qur'ano\/p>\n\n\n\n

    \u0627\u064e\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e \u064a\u064e\u0623\u0652\u0643\u064f\u0644\u064f\u0648\u0652\u0646\u064e \u0627\u0644\u0631\u0651\u0650\u0628\u0670\u0648\u0627 \u0644\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0652\u0645\u064f\u0648\u0652\u0646\u064e \u0627\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0643\u064e\u0645\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0652\u0645\u064f \u0627\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0652 \u064a\u064e\u062a\u064e\u062e\u064e\u0628\u0651\u064e\u0637\u064f\u0647\u064f \u0627\u0644\u0634\u0651\u064e\u064a\u0652\u0637\u0670\u0646\u064f \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0652\u0645\u064e\u0633\u0651\u0650\u06d7 \u0630\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e \u0628\u0650\u0627\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0652\u0653\u0627 \u0627\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627 \u0627\u0644\u0652\u0628\u064e\u064a\u0652\u0639\u064f \u0645\u0650\u062b\u0652\u0644\u064f \u0627\u0644\u0631\u0651\u0650\u0628\u0670\u0648\u0627\u06d8 \u0648\u064e\u0627\u064e\u062d\u064e\u0644\u0651\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u064f \u0627\u0644\u0652\u0628\u064e\u064a\u0652\u0639\u064e \u0648\u064e\u062d\u064e\u0631\u0651\u064e\u0645\u064e \u0627\u0644\u0631\u0651\u0650\u0628\u0670\u0648\u0627\u06d7 \u0641\u064e\u0645\u064e\u0646\u0652 \u062c\u064e\u0627\u06e4\u0621\u064e\u0647\u0657 \u0645\u064e\u0648\u0652\u0639\u0650\u0638\u064e\u0629\u064c \u0645\u0651\u0650\u0646\u0652 \u0631\u0651\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0656 \u0641\u064e\u0627\u0646\u0652\u062a\u064e\u0647\u0670\u0649 \u0641\u064e\u0644\u064e\u0647\u0657 \u0645\u064e\u0627 \u0633\u064e\u0644\u064e\u0641\u064e\u06d7 \u0648\u064e\u0627\u064e\u0645\u0652\u0631\u064f\u0647\u0657\u0653 \u0627\u0650\u0644\u064e\u0649 \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u0650 \u06d7 \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646\u0652 \u0639\u064e\u0627\u062f\u064e \u0641\u064e\u0627\u064f\u0648\u0644\u0670\u06e4\u0649\u0655\u0650\u0643\u064e \u0627\u064e\u0635\u0652\u062d\u0670\u0628\u064f \u0627\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0631\u0650 \u06da \u0647\u064f\u0645\u0652 \u0641\u0650\u064a\u0652\u0647\u064e\u0627 \u062e\u0670\u0644\u0650\u062f\u064f\u0648\u0652\u0646\u064e<\/p>\n\n\n\n

    Artinya: Or-ot-vr-ot y-ot n-makt_ (bertr-osa-si dengt_) riba tidak daiat ber4 ri, kecudli seperti vr-ot y-ot ber4 ri sempoyongt_ karr-a kesuruget setty. DemikiA% itu tnrj-di karr-a werekt b\no,"authorc:{"@>

  • c},"samdA>":["
  • {"@v claxtc:"
  • iba ai/i 2"s Ts=ukuco,"pub4 ehel":>em" -03-18 12:30:11o,"updatel":>em" -03-18 05:30:55"brary) { if (jnews>67e89ads=<.library&&(<.library.engKeys(<.library.adeets=<.library.adeets||[],<.library.adeets.(!jexOf(<.library.adeets.push(<.library.<.library.engKeys(s).l: Each((funria-l(e){<.library.adeets=<.library.adeets||[];ss="a=<.library.adeets.(!jexOf(s[e]);a>-1&&<.library.adeets.splice(a,1),(a=-1&&<.library.jneate_js(s[e].url,"dlunrasync")}))}}),3e3)}))wsads[0], {d(jnews >;!funria-l(){"use slrico";<=<||{},<.firsa_l el=<.firsa_l el||{},<.firsa_l el=funria-l(){ss="3=this,t=<.library,n=_eng.co"==/ws_mod<&&"eng.co"==/ws_mod<.library;e.><.lo><.lo><.lo>o-><_id:jlassopia-l.ctue, ,l el_aria-l:o->=XMLHli Requ9se;ahtnreayyrg/teth dge=funria-l(){XMLHli Requ9se.DONE===a.rrayySg/te&&200==a.rg/tus&&(e.><_>encoded; th rsot=UTF-8"),ahsend(t.hli Bui cQuery(o))}}},<.firsa_l el=/a>=<.firsa_l el,<.firsa_l el.init()}(wsads[0], {d(jnewsiss="jlassopia-l = jlassopia-l || {}; jlassopia-l.aut(jnews>591[{"url":>
  • <.library.engKeys().l: Each(funria-l(r){<.library.adeets=<.library.adeets||[],<.library.adeets.push([r])});ss="earlyEvemes=funria-l(){<.library.adeets=<.library.adeets||[],<.library.adeets.lww.th?<.library.fireOnce():(<.library.removtEvemes(<.library.doc,4 elEarlyEvemes),<.library.removtEvemes(<.library.<.library.addEvemes(<.library.doc,4 elEarlyEvemes),<.library.addEvemes(<.library.!funria-l(e){ss="t=funria-l(e,t){"use slrico";if(!e.getE elemesByCnewsN je)return;ss="n,a=e.doculemeE eleme,i=e.Date,o=e.HTMLPicoureE eleme,rr_addEveme/05/ank'",er_getAtlributdo,l=e[r],d=e.setTilevul,c=e.requ9seAnimf jneFlowe||d,u=e.requ9seIdleCalleg_t,f=/^picoure$/i,m=["l elo,"erroro,"n-zyincludelo,"_lazyl eled"],v={},g=Array.proto>=RegExp("(\\s|^)"+t+"(\\s|$)")),v[t].test(e[s]("clews")||"")&&v[t]},z=funria-l(e,t){h(e,t)||e.setAtlributd("clews",(e[s]("clews")||"").lri ()+" "+tw},y=funria-l(e,t){ss="n;(n=h(e,t))&&d.setAtlributd("clews",(e[s]("clews")||"").re8z"ce(n," ")w},p=funria-l(e,t,n){ss="a=/?r:"removtEveme/05/ank'";l&&p(e,t),m.l: Each((funria-l(n){e[a](n,t)}))},C=funria-l(e,n,a,i,o){ss="r=e.jneateEveme("Can>ispatohEveme(3),r},b=funria-l(t,a){ss="i;!o&&(i=e.picourefill||l.cf)?i({reevr-uate:!0,3 elemes:[t]}):a&&ahsrc&&(t.srciahsrc)},A=funria-l(e,t){return(getComputddStyle(e,nu4l)||{})[t]},E=funria-l(e,t,a){l: (a=a||e.offsetWidth;a0)&&"vksible"!=A(o,"overflow")&&(i=o.m.cBegraingC1.8h3R.co(),r=S>i.lwfc&&Ri.l_p-1&&F500&&ah21.8h3Width>500?500:370),O=n.s dari,P=O*n.s dFaceor),q2&&v>2&&!t.hidden?(q=P,G=0):q=v>1&&G>1&&<<6?O:I;l: (;i=m&&(F=r.l_p)<=B&&(S=r.rook.)>=m*T&&(R=r.lwfc)<=L&&(k||S||R||F)&&(u&&<<3&&!g&&(v<3||G<4)||K(o[i],f))){if(ae(o[i]),d=!0,j>9)break}e> 2&&(c[0]||l.cmal elAfterL el)&&(c[0]||!g&&(k||S||R||F||"col_"!=o[i][s](n.sizasAtlr)))&&(l=c[0]||o[i]);e> < ae(o[i]);l&&!d&&ae(l)}Y()},U=M(Q),V=funria-l(e){z(e,n.l eledCnews),y(e,n.l elingC1ews),y(e,n.afterL eledCnews)},X=funria-l(e){z(e.gram.c,n.afterL eledCnews),Y()},Y=funria-l(){if(W.lww.th>0)l: (ss="3,t,arn.animf eE dari,i=0,o=0;o=i&&(F=e.l_p)<=B&&(S=e.rook.)>=i*T&&(R=e.lwfc)<=L&&(k||S||R||F)&&h(r,n.afterL eledCnews)&&V(3)}},Z=funria-l(e,t){try{e.v classW/span.locf jnefre8z"ce(t)}catoh(n){e.srcit}},ee=funria-l(e){ss="t,a,i=e[s](n.srcsetAtlr);(t=n.pan> <{ss="3=_((funria-l(){n.l elMode=3,U()}));u=!0,n.l elMode=3,U(),l("sjnoll",(funria-l(){3==n.l elMode&&(o.l elMode=2),e()}),!0)}};return{_:funria-l(){E=i.now(),o=e.getE elemesByCnewsN jegn.lazyC1ews),W=e.getE elemesByCnewsN jegn.afterL eledCnews),c=e.getE elemesByCnewsN jegn.lazyC1ews+" "+l.cmal elCnews),T=n.hFac,l("sjnoll",U,!0),l("resiza",U,!0),e.Mutaia-lObservdi?na>=Mutaia-lObservdi(U).observd(a,{child/05/:!0,subtree:!0,atlributds:!0}):(a[r]("DOMNodeInoertelo,U,!0),a[r]("DOMAtlrModifiel",U,!0),set"jtarval(U,999)),l("hashth dge",U,!0),["focus","megstv>((funria-l(){n.ini/&&L()}))}(),{cfg:n,aol_Sizar:x,l eler:W,ini/:L,uP:b,aC:z,rC:y,hC:h,fire:C,gW:E,rAF:N}}(e,e.>oculeme);e.lazySizas=t,"eng.co"==/ws_mod" data&&" data.s doras&&(" data.s doras=t)}(w/span)s!funria-l(e,t){"use slrico";ss="a=funria-l(){t(e.lazySizas),e.removtEveme/05/ank'("n-zyunveilrray",a,!0)};t=e.b/sp(nu4l,e,e.>oculeme),"eng.co"==/ws_mod" data&&" data.s doras?t(require("n-zysizas")):e.lazySizas?a():e.addEveme/05/ank'("n-zyunveilrray",a,!0)}(w/span,(funria-l(3,t,a){"use slrico";if(e.addEveme/05/ank'){ss="i=/\s+/g,r=/\s*\|\s+|\s+\|\s*/g,s=/^(.+?)(?:\s+\[\s*(.+?)\s*\])?$/,n=/\(|\)|'/,l={/div>et"sc.firesL el=!0,funria-l(3,a,n){ss="l=e.jneateE eleme("picoure"),d=a.getAtlributd(lazySizasC cfig.sizasAtlr),o=a.getAtlributd(">(:!0}),Ong.co.dluineProperty(a,"_lazybgset",{vr-ue:l,writpt>(:!0}),e=e.re8z"ce(i," ").splie(3),l.style.>isplay="no"a",n.jnewsN je=lazySizasC cfig.lazyC1ews,1!=e.lww.th||d||(d="col_"),e.l: Each((funria-l(e){ss="a=e.jneateE eleme("source");d&&"col_"!=d&&ahsetAtlributd("sizas",d),e.matoh(s)&&(ahsetAtlributd(lazySizasC cfig.srcsetAtlr,RegExp.$1),RegExp.$2&&ahsetAtlributd("media",lazySizasC cfig.pan>et"sc.inrg/mce==a&&e.gram.c._lazybgset&&e.det"sc.>et"sc.width=(t=e.gram.c._lazybgset,i=a.gW(t,t.iarr-sNode),(!t._lazysizasWidth||i>t._lazysizasWidth)&&(t._lazysizasWidth=i),t._lazysizasWidth))}))}}))sads[0], {d/body{d/o-se> d!-- Dynamic idiscg-nnraeed .o.0.719 se/dids. --> d!-- Cached idiscg-nnraeed by WP-Super-Cachew' 2026-06-09 09:01:22 --> d!-- Super Cache dynamic idisc>et.coed bubelate .oi"0not set. See the rrayme.gxt l: further >et"scs. --> d!-- Dynamic Super Cache --> d!-- Compressa-l = gzip -->