SAMPIT – Masalah jaringan di RSUD dokter Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini telah teratasi setelah sempat mengalami gangguan selama hampir 2 bulan dan beberapa kali mendapatkan keluhan dari masyarakat lantaran mempengaruhi pelayanan.
“Akibat dari gangguan jaringan internet itu sebelumnya sempat membuat rumah sakit terpaksa membatasi pasien rawat jalan karena kesulitan dalam mengakses sistem. Namun sekarang berkat kerjasama semua pihak akhirnya sistem dapat dipulihkan,” kata Plt Direktur RSUD, dr Yulia Nofiany, Minggu 27 Oktober 2024.
Sekarang lanjutnya, seluruh layanan klinik rawat jalan yang sebelumnya mengalami kendala kini sudah kembali normal usai dilakukan perbaikan. Seluruh layanan di 23 klinik rawat jalan telah beroperasi normal sejak sepekan ini. “Tentu ini berkat berkat kerjasama dinas terkait dan penyedia layanan internet yang merespon cepat untuk melakukan perbaikan agar bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan optimal,” bebernya.
Tambahnya, pada saat terjadi permasalahan jaringan itu pihaknya langsung mengadakan rapat dan membentuk tim percepatan asesmen untuk penanganan jaringan tersebut. “Dari hasil penelusuran yang dilakukan, tim menemukan bahwa koneksi internet yang sering terputus mengakibatkan kesulitan bagi dokter dan operator dalam mengakses aplikasi SIMRS. Akibatnya, layanan medis menjadi terhambat, termasuk penundaan pendaftaran pasien dan pengolahan resep,” bebernya.
Tim menemukan bahwa kerusakan jaringan disebabkan oleh kabel intranet yang rusak akibat gigitan tikus, dan perbaikan sulit dilakukan karena lokasi pemasangan kabel yang sulit dijangkau. “Banyak data pasien yang terhambat proses inputnya, kadang sampai lebih dari sebulan. Lokasi pemasangan kabel menjadi salah satu kendala besar bagi tim teknis kami,” ungkap Yulia.
Lebih jauh, analisis menunjukkan bahwa server mengalami penurunan performa, terutama pada jam sibuk, di mana permintaan akses data meningkat. Pihak rumah sakit diminta untuk segera memperbaiki infrastruktur IT dan jaringan intranet. Rekomendasi tersebut termasuk penggunaan topologi jaringan yang efisien, pemantauan rutin trafik koneksi, serta peningkatan kapasitas server untuk mendukung beban transaksi yang lebih tinggi.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post