SAMPIT – Meski diduga sempat sepi pasca penggerebekan, aktivitas sabung ayam di wilayah Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diduga masih berlangsung secara diam-diam. Hal ini mencuat di tengah sorotan publik menyusul kasus penembakan terkait sabung ayam di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, yang terjadi pada 17 Maret 2025 lalu.
Menanggapi hal tersebut, Polres Kotim melalui Kasat Reskrim AKP Iyudi Hartanto memastikan pihaknya akan segera mengambil langkah tegas.“Nanti kami akan melakukan operasi Gakkum (operasi penegakkan hukum),” ucap Iyudi, Kamis, 17 April 2025.
Menurut informasi yang beredar di masyarakat, praktik sabung ayam diduga terjadi di beberapa titik di Kota Sampit masih dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh para pelaku. Aktivitas tersebut diduga sengaja ditutup sementara setelah mencuatnya kasus penembakan di Lampung, namun diduga perlahan mulai kembali berjalan.
Sebagai informasi, pada Februari 2025 lalu, Satuan Sabhara Polres Kotim sempat melakukan penggerebekan di lokasi yang diduga menjadi arena sabung ayam di Jalan Jenderal Sudirman KM 10, Kecamatan Ketapang, Sampit. Namun saat dilakukan penyisiran, aparat tidak menemukan adanya aktivitas. Diduga lokasi tersebut sudah tidak digunakan dalam beberapa minggu terakhir.
Dari pantauan dokumentasi yang dilakukan aparat, lokasi sabung ayam tersebut dibangun cukup rapi dengan menggunakan atap terpal dan memiliki dua arena tempat ayam diadu.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post