SAMPIT — Bayi perempuan malang yang ditemukan tanpa kaki di areal perkebunan sawit PT KMA, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada 10 Desember 2023 lalu telah diotopsi di Palangka Raya.
Upaya itu dilakukan, agar aparat penegak hukum dapat mengungkapkan kasus penemuan bayi malang yang diduga sengaja dibuang dengan keadaan tanpa kaki serta masih ada tali pusarnya. Untuk itu pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.
Kapolsek Mentaya Hulu, Ipda Nor Ikhsan mengatakan, bahwa sejak 13 Desember lalu, jenazah bayi malang tersebut sudah diotopsi di Palangka Raya.
”Benar. Jenazah sudah diotopsi. Saat ini kami masih menunggu hasilnya,” ungkapnya. Kamis, 14 Desember 2023.
Dirinya berharap, dengan telah diautopsi, pihaknya dapat menemukan titik terang siapa pelaku yang tega membuang bayi malang tersebut. Ditambahkannya selain melakukan autopsi, pihaknya juga sudah memeriksa sebanyak empat orang saksi yang merupakan karyawan perusahaan tersebut.
”Sudah empat orang saksi. Untuk lebih lanjut, nanti akan kami sampaikan. Jadi, sabar dahulu,” jelasnya.
Sementara itu diberitakan sebelumnya, bahwa penemuan bayi perempuan tersebut terjadi pada 10 Desember 2023 sekitar pukul 15.30 wib di salah area perkebunan PT KMA dengan keadaan telungkup tanpa kaki serta tapi pusarnya masih menempel. Namun bayi perempuan malang tersebut belum diketahui identitasnya.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post