PALANGKA RAYA – Saat hendak ditangkap, dalang pembunuhan AIPDA AW sempat melakukan perlawan yang serius sehingga petugas mengambil tindakan terukur dan terarah. Alhasil, IL alias Teter (30) meninggal dunia akibat pendarahan.
Pelaku menyerang petugas dengan sebilah senjata tajam (Sajam) jenis celurit. Petugas pun telah memberikan tiga kali tembakan peringatan. Namun pelaku justru menyiapkan senjata air soft gun yang disimpan di saku celananya.
Berdasarkan prosedur, petugas pun langsung melumpuhkannya dengan dua kali tembakan menggunakan senjata api. “Salah satunya mengenai bagian dada terduga pelaku dan pada saat kejadian pelaku langsung tumbang,” kata Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa, Senin, 19 Desember 2022.
Pelaku meninggal dunia di tengah perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya. Meskipun pelaku utama berhasil ditemukan, lanjut Kapolresta, pihaknya saat ini masih memburu dua pelaku lain, yakni U yang diduga merupakan provokator dan S yang diduga ikut terlibat dalam pengeroyokan.
“Saya minta kedua orang ini dapat segera menyerahkan diri dengan kooperatif kepada petugas,” pintanya.
(Rzl/matakalteng.com)






















Discussion about this post