PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalimantan Tengah (Kalteng) Shalahuddin mengatakan pembangunan RSUD Provinsi Kalteng di Desa Pembuang Hulu I, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan dilakukan dengan skema multiyears.
Kontrak Tahun Jamak (Multi Years Contract) pada tahun anggaran 2022-2024, dimana pekerjaan fisik/konstruksi dilaksanakan selama dua tahun anggaran yaitu pada tahun 2022-2023.
“Pembayaran dilakukan tiga tahun anggaran yaitu pada tahun 2022-2024, dengan nilai kontrak sebesar Rp 189.100.000.000,” sebutnya, saat menghadiri pemancangan tiang perdana pembangunan RSUD Provinsi Kalteng di Desa Pembuang Hulu, Senin 1 Desember 2022.
Sebagai informasi, pembangunan RSUD Provinsi Kalteng di Desa Pembuang Hulu I Kecamatan Hanau ini direncanakan memiliki tiga bangunan yang terintegrasi dengan luas total lantai bangunan sebesar 32.184 M2, dengan jumlah tempat tidur sebanyak 267 bed. Selain itu, direncanakan pula dibangun sarana dan prasarana penunjang RSUD, termasuk rumah dokter/tenaga medis.
Shalahuddin menambahkan pembangunan RSUD Provinsi Kalteng ini merupakan pembangunan Rumah Sakit Rujukan Regional Wilayah Barat, yang meliputi lima kabupaten, yakni Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, dan Kabupaten Seruyan, yang
Pembangunan RSUD ini merupakan visi besar Gubernur Kalimantan Tengah dalam mempersiapkan perkembangan dan perubahan ketatanegaraan khususnya lahirnya provinsi baru dari pemekaran wilayah/ provinsi.
Sebagaimana diketahui bahwa Kecamatan Hanau telah disepakati para bupati dan tokoh masyarakat Wilayah Barat khususnya, sebagai Ibu Kota Provinsi Kotawaringin, jika pada saatnya nanti Provinsi Kalimantan Tengah dimekarkan menjadi dua atau tiga provinsi, diantaranya Provinsi Kotawaringin dengan Ibu Kota nya Hanau.
Dengan adanya pemekaran Provinsi Kalimantan Tengah yang merupakan provinsi terluas di Indonesia itu, akan mendekatkan dan memaksimalkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, menggeliatnya pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Seruyan Yulhaidir menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah yang telah menginisiasi pembangunan RSUD Provinsi Kalimantan Tengah di Wilayah Barat.
“Dimulainya pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah ini merupakan hadiah terindah di akhir tahun 2022. Rumah Sakit Umum Daerah Milik Pemprov ini tentu hanya tempatnya saja di Kabupaten Seruyan, tapi tujuan utama adalah melayani seluruh kabupaten di Wilayah Barat khususnya, dan tidak menutup kemungkinan provinsi atau daerah lain pun akan memanfaatkan rumah sakit baru ini nantinya,” ungkap Yulhaidir.
(vi/matakalteng.com)





















Discussion about this post