KUALA PEMBUANG – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Seruyan Sukardi mengungkapkan, bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami kenaikan yang cukup signifikan jika dibandinkan dengan target yang ditetapkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun sebelumnya.
Hal tersebut dirinya ungkapkan pada saat agenda Coffe Morning dalam rangka kick off pemungutan pajak dan retribusi daerah di Aula Bependa setempat.
Ia menjelaskan, bahwa pada APBD tahun anggaran 2025 ini, ditetapkan PAD sebesar Rp265 miliar. Sedangkan pada tahun anggaran sebelumnya, target PAD ada diangka Rp161 miliar. “Dari hasil rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), target PAD naik menjadi Rp265 miliar,” katanya di Kuala Pembuang, Kamis 23 Januari 2025
Sementara itu, pada APBD tahun anggaran 2024, realisasi PAD hanya mampu mencapai angka 53,24 persen dari target yang telah ditetapkan.
Dengan adanya kenaikan target realisasi PAD ini, pihaknya tentu akan melakukan upaya lebih keras dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah khususnya PAD tersebut. “Pertama, kita memperluas jaringan kerja sama, karena targetnya luar biasa sekali,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi dan terobosan edukasi hingga ke wilayah pelosok atau pedesaan. “Kita juga akan lebih mengembangkan digitalisasi untuk mempermudah masyarakat, mengembangkan tim optimalisasi, serta meningkatkan kapasitas tim penagih,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post