KUALA PEMBUANG – Dinas Sosial (Dinsos) Seruyan melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Mujiyem menyampaikan, kondisi mental anak-anak akan menjadi perhatian serius pemerintah. Pasalnya, anak-anak rentan mengalami trauma ketika terjadi bencana seperti banjir yang saat ini melanda Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
“Dalam 16.000 jiwa korban banjir yang terdata, kami sedang melakukan pendataan terhadap anak-anak yang nantinya akan kami lakukan pengecekan mental. Dalam kondisi seperti sekarang, hemat saya, anak-anak sangat rentan mengalami trauma walaupun sebenarnya di permukaan mereka tampak memanfaatkannya dengan bermain,” tandasnya, Jumat 18 September 2020.
Mujiyem menambahkan, sebagai upaya menanggulangi dampak bencana banjir yang lain dirinya merencanakan untuk membentuk tim yang fokus pada rehabilitasi ini jika di lapangan ditemui anak-anak yang trauma.
“Bagaimanapun juga, mereka ialah generasi penerus Bumi Gawi Hatantiring tercinta. Oleh sebab itu, mereka harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah,” tukasnya.Selanjutnya Mujiyem berharap, rencana ini akan disetujui dan didukung oleh lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan.
(zen/matakalteng.com)






















Discussion about this post