SAMPIT – Satu calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Tahun 2026 mengundurkan diri dari proses persiapan pengibaran bendera pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Calon Paskibraka tersebut mengundurkan diri karena harus mengikuti orang tuanya yang pindah ke Pulau Jawa.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotawaringin Timur, Naning Sugiharti, mengatakan, pengunduran diri tersebut telah ditindaklanjuti dengan menyiapkan peserta pengganti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Yang bersangkutan mengundurkan diri karena mengikuti orang tuanya pindah ke Pulau Jawa. Untuk penggantinya, kita mengambil dari peringkat berikutnya sesuai hasil seleksi,” ujar Naning Sugiharti, Selasa 21 Juli 2026.
Ia menjelaskan, peserta yang berada di peringkat berikutnya akan menggantikan posisi yang ditinggalkan dan mengikuti tahapan persiapan serta pelatihan bersama calon anggota Paskibraka lainnya.
Dengan demikian, proses pembentukan pasukan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Peserta pengganti juga akan mendapatkan pembinaan untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti pendidikan dan pelatihan utama.
Sebelumnya, para Capaska Kotim Tahun 2026 telah menjalani masa pradiklat yang berlangsung sejak 1 hingga 29 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap Rabu, Sabtu dan Minggu dengan total 13 kali pertemuan.
Latihan dilaksanakan pada pagi hari mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Jadwal tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kondisi fisik peserta serta agar tidak mengganggu waktu ibadah.
Dalam kegiatan pradiklat, para Capaska mendapatkan pembinaan dari unsur TNI, Polri dan pihak terkait lainnya. Pembinaan meliputi kesiapan fisik, mental, kedisiplinan serta berbagai kemampuan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka.
Setelah menyelesaikan tahapan pradiklat, para Capaska dijadwalkan mengikuti pendidikan dan pelatihan utama pada 4 hingga 18 Agustus 2026.
Naning berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembinaan dengan sungguh-sungguh dan menjaga kekompakan hingga pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Dengan adanya peserta pengganti dari peringkat berikutnya, proses persiapan tetap berjalan dan formasi pasukan tetap dapat dipenuhi sesuai ketentuan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)


















Discussion about this post