• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Jumat, 24 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » 10 Kecamatan Rawan Karhutla, BPBD Kotim Minta Masyarakat Waspada Sejak Dini

10 Kecamatan Rawan Karhutla, BPBD Kotim Minta Masyarakat Waspada Sejak Dini

Jumat, 10 April 2026
in Kotawaringin Timur
A A
Foto:Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Multazam.

Foto:Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Multazam.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Multazam mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah di Kotim memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal tersebut berdasarkan kajian risiko bencana yang dilakukan BPBD sebagai dasar penentuan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Baca juga berita lainnya

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

“Kabupaten Kotawaringin Timur telah memiliki kajian risiko bencana. Dari data tersebut, terdapat beberapa kecamatan yang memiliki indeks bahaya karhutla tinggi, sehingga perlu menjadi perhatian bersama dalam upaya pencegahan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, Jumat 10 April 2026.

Ia menjelaskan, terdapat 10 kecamatan yang masuk kategori wilayah rawan karhutla di Kotim, yakni Kecamatan Teluk Sampit, Mentaya Hilir Selatan (MHS), Pulau Hanaut, Mentaya Hilir Utara (MHU), Seranau, Mentaya Baru Ketapang (MBK), Baamang, Kota Besi, Cempaga, dan Telawang.

Menurutnya, wilayah-wilayah tersebut memiliki karakteristik lahan yang sebagian besar berupa gambut serta kondisi vegetasi yang mudah mengering saat musim kemarau, sehingga meningkatkan potensi kebakaran jika tidak dilakukan pengawasan dan pengendalian secara ketat.

Selain itu, berdasarkan data pemantauan titik panas (hotspot) selama beberapa tahun terakhir, tren peningkatan hotspot di Kotim biasanya terjadi pada periode Agustus hingga Oktober, yang merupakan puncak musim kemarau di wilayah tersebut.

“Grafik hotspot dari tahun 2015 hingga 2026 menunjukkan peningkatan signifikan pada bulan Agustus sampai Oktober. Bahkan pada beberapa tahun tertentu jumlahnya cukup tinggi, sehingga periode ini menjadi fokus kewaspadaan kami,” ujarnya.

Multazam menambahkan, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor utama yang memicu terjadinya karhutla. Ketika tidak terjadi hujan dalam jangka waktu lama, terutama saat musim kemarau, maka kelembapan tanah akan menurun dan lahan menjadi sangat mudah terbakar.

Selain faktor cuaca, kondisi lahan juga berpengaruh besar terhadap potensi kebakaran. Lahan gambut yang kering memiliki tingkat kerentanan tinggi karena api dapat merambat di bawah permukaan tanah dan sulit dipadamkan jika sudah menyala.

BPBD Kotim juga mengingatkan masyarakat agar mengenali tanda-tanda awal potensi kebakaran di lingkungan sekitar sebagai bagian dari sistem peringatan dini berbasis masyarakat.

“Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain tidak adanya hujan dalam waktu lama, kondisi lahan yang mulai mengering, munculnya asap di sekitar permukiman atau kawasan hutan, serta tercium bau khas lahan gambut yang terbakar, biasanya pada pagi hari,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan karhutla. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran kepada aparat desa, petugas BPBD, maupun pihak terkait lainnya.

Menurut Multazam, langkah pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi, mengingat dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas ekonomi.

“Karhutla bukan hanya persoalan kebakaran lahan, tetapi juga berdampak pada kesehatan, lingkungan, dan aktivitas masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan sejak dini,” tegasnya.

BPBD Kotim juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, serta berbagai unsur terkait dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla pada musim kemarau tahun ini.

Dengan adanya pemetaan wilayah rawan serta sistem peringatan dini yang melibatkan masyarakat, diharapkan potensi kebakaran hutan dan lahan di Kotim dapat ditekan sehingga dampaknya tidak meluas seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

(dia/matakalteng)

Share2Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Tukang Bangunan Ini Gagal Edarkan 3 Kg Sabu dan 400 Butir Ekstasi

Next Post

Sejumlah Kejadian Karhutla Muncul di Awal Tahun, Status Kewaspadaan di Kotim Terus Dipantau

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Tani Merdeka Kotim Ditargetkan Bangun Jaringan hingga Desa, Fokus Kawal Persoalan Petani

Rabu, 22 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Pasar Rakyat Dituntut Beradaptasi di Tengah Perubahan Perdagangan, APPSI Kalteng Bahas Strategi Penguatan Pedagang

Selasa, 21 Juli 2026
Load More
Next Post

Sejumlah Kejadian Karhutla Muncul di Awal Tahun, Status Kewaspadaan di Kotim Terus Dipantau

Kasus Diare di Kotim Capai 4.665 Kasus pada 2025

Lonjakan Hotspot Saat Kemarau Picu Ancaman ISPU Tidak Sehat

Tangkal Abrasi Bupati Kobar Serahkan Ratusan Geobag di 2 Desa

DPRD Palangka Raya Tutup Masa Persidangan, Fokus Penguatan Kebijakan Daerah

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

PAN Kotim Tancap Gas Usai Terima SK, Abdul Hafid Bidik Tambah Kursi DPRD dan Perkuat Ranting

Minggu, 19 Juli 2026

Kotim Siaga Ganda Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Dampaknya Mengancam Kesehatan dan Pertanian

Rabu, 15 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK