• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Rabu, 10 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Sejumlah Kejadian Karhutla Muncul di Awal Tahun, Status Kewaspadaan di Kotim Terus Dipantau

Sejumlah Kejadian Karhutla Muncul di Awal Tahun, Status Kewaspadaan di Kotim Terus Dipantau

Jumat, 10 April 2026
in Kotawaringin Timur
A A
Foto:IST/MATA KALTENG - Proses pemadaman karhutla oleh BPBD Kotim.

Foto:IST/MATA KALTENG - Proses pemadaman karhutla oleh BPBD Kotim.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Multazam mengungkapkan bahwa beberapa kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah terjadi pada awal tahun 2026.

Meski luasannya relatif kecil dan dapat segera ditangani, peristiwa tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan potensi kebakaran yang mulai muncul di sejumlah wilayah.

Baca juga berita lainnya

Antisipasi Genangan Jelang Penerbangan Perdana Super Air Jet, Bandara H Asan Perkuat Koordinasi dengan Pemkab Kotim

Belanja Pegawai 30 Persen APBD Bakal Ditinjau, Daerah Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Beban PPPK

Sempat Tertunda Karena Cuaca, Penerbangan Super Air Jet Diharapkan Perkuat Konektivitas Kotim, Seruyan dan Katingan

Dishub Kotim Minta Warga Laporkan Truk Besar yang Masih Melintas di Dalam Kota

“Pada awal tahun ini sudah terdapat beberapa kejadian karhutla yang berhasil ditangani. Walaupun luasnya tidak terlalu besar, namun tetap menjadi perhatian kami karena menunjukkan adanya potensi kebakaran yang perlu diwaspadai,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, Jumat 10 April 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan catatan BPBD Kotim, terdapat lima kejadian karhutla selama Januari 2026 yang terjadi di beberapa lokasi berbeda. Kejadian pertama terjadi pada 15 Januari 2026 di Simpang Kuala Pembuang, Jalan menuju Desa Ujung Pandaran RT 4 dengan luas lahan terbakar sekitar 6 hektare.

Selanjutnya, kejadian kedua terjadi pada 16 Januari 2026 di Desa Babirah dengan luas lahan terbakar sekitar 0,05 hektare. Pada hari yang sama juga terjadi kebakaran di Eka Bahurui dengan luas lahan terbakar sekitar 0,001 hektare.

“Kejadian berikutnya tercatat pada 21 Januari 2026 di Jalan Bawi Jawanes dengan luas lahan terbakar sekitar 0,06 hektare. Sementara kejadian lainnya terjadi di Jalan Poros Perum Betang Raya dengan luas lahan terbakar mencapai 0,4 hektare,”bebernya.

Multazam mengatakan seluruh kejadian tersebut dapat segera ditangani oleh tim di lapangan sehingga tidak meluas. Namun demikian, BPBD tetap meningkatkan pemantauan karena kondisi lingkungan mulai menunjukkan potensi yang dapat memicu kebakaran.

“Seluruh kejadian tersebut berhasil ditangani dengan cepat oleh tim di lapangan sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” ujarnya.

Selain memantau kejadian kebakaran, BPBD Kotim juga terus melakukan pemantauan terhadap titik panas (hotspot) yang terdeteksi setiap hari. Data harian menunjukkan fluktuasi jumlah hotspot yang perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan karhutla.

Berdasarkan data pemantauan, jumlah hotspot harian pada Januari 2026 tercatat 15 titik pada 14 Januari, kemudian 9 titik pada 15 Januari, 6 titik pada 16 Januari, 8 titik pada 17 Januari, dan 10 titik pada 18 Januari. Selanjutnya pada 19 Januari tercatat 6 titik, 20 Januari 7 titik, dan kembali meningkat menjadi 16 titik pada 21 Januari.

Menurut Multazam, peningkatan jumlah hotspot tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan status kewaspadaan bencana karhutla di daerah.

“Dalam penentuan status bencana karhutla, terdapat beberapa parameter yang digunakan, yaitu jumlah kejadian kebakaran atau firespot, tinggi muka air tanah (TMAT), serta hotspot yang terdeteksi dari satelit,” jelasnya.

Ia menyebutkan, ketiga parameter tersebut memiliki bobot penilaian yang berbeda dalam menentukan status kebencanaan. Firespot memiliki bobot 40 persen, TMAT 35 persen, dan hotspot 25 persen.
Data hotspot yang digunakan bersumber dari BMKG Sampit yang dipantau setiap hari.

Sementara parameter TMAT diperoleh dari pemantauan tinggi muka air tanah di sejumlah titik di wilayah Kotim.

“Berdasarkan data grafik, TMAT saat ini menunjukkan tren penurunan dan tercatat berada pada kisaran minus 35 sentimeter. Secara visual di beberapa titik parit maupun drainase air juga sudah mulai surut,” terang Multazam.

Dari hasil perhitungan parameter tersebut, diperoleh angka status bencana karhutla sebesar 1,6. Nilai tersebut menempatkan status kebencanaan karhutla di Kotim pada kategori Waspada, sementara untuk status kedaruratan berada pada level Siaga Darurat.

Multazam menegaskan bahwa status tersebut menjadi dasar bagi BPBD dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat langkah pencegahan sejak dini.

“Status waspada ini menjadi peringatan bagi kita semua agar lebih meningkatkan kesiapsiagaan. Pencegahan harus dilakukan lebih awal agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan karhutla, terutama dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar serta segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat sangat penting untuk menekan potensi kebakaran hutan dan lahan di Kotim, terutama menjelang musim kemarau yang biasanya meningkatkan risiko karhutla di wilayah tersebut.

(dia/matakalteng)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

10 Kecamatan Rawan Karhutla, BPBD Kotim Minta Masyarakat Waspada Sejak Dini

Next Post

Kasus Diare di Kotim Capai 4.665 Kasus pada 2025

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Antisipasi Genangan Jelang Penerbangan Perdana Super Air Jet, Bandara H Asan Perkuat Koordinasi dengan Pemkab Kotim

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Belanja Pegawai 30 Persen APBD Bakal Ditinjau, Daerah Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Beban PPPK

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Sempat Tertunda Karena Cuaca, Penerbangan Super Air Jet Diharapkan Perkuat Konektivitas Kotim, Seruyan dan Katingan

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Dishub Kotim Minta Warga Laporkan Truk Besar yang Masih Melintas di Dalam Kota

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Penantian 21 Tahun Menuju Kepastian, Pemkab Kotim Siapkan Hibah Lahan untuk Hindu Kaharingan

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Drainase Ujung Bandara H Asan Jadi Perhatian, Bupati Ingin Runway Bebas Genangan

Selasa, 9 Juni 2026
Load More
Next Post

Kasus Diare di Kotim Capai 4.665 Kasus pada 2025

Lonjakan Hotspot Saat Kemarau Picu Ancaman ISPU Tidak Sehat

Tangkal Abrasi Bupati Kobar Serahkan Ratusan Geobag di 2 Desa

DPRD Palangka Raya Tutup Masa Persidangan, Fokus Penguatan Kebijakan Daerah

Dorong Program Siska, DPKP Kotim Ajak Perusahaan Sawit Perkuat Kemitraan Peternakan

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK