• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Antisipasi Kemarau, Dinas Pertanian Siapkan Pompanisasi hingga Varietas Tahan Kekeringan di Lahan Pangan Kotim

Antisipasi Kemarau, Dinas Pertanian Siapkan Pompanisasi hingga Varietas Tahan Kekeringan di Lahan Pangan Kotim

Selasa, 7 April 2026
in Kotawaringin Timur
A A
Foto:IST/MATA KALTENG - Rapat koordinasi penanganan dan pencegahan rencana karhutla dan kekeringan di Kabupaten Kotim, 7 April 2026.

Foto:IST/MATA KALTENG - Rapat koordinasi penanganan dan pencegahan rencana karhutla dan kekeringan di Kabupaten Kotim, 7 April 2026.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Yulita, menyebutkan pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah pertanian yang berpotensi terdampak kekeringan, terutama di kawasan sentra produksi padi yang memiliki peran besar terhadap ketahanan pangan daerah.

“Dari 17 kecamatan di Kotim, kami memunculkan dua lokasi utama yang perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan. Yang pertama di Kecamatan Teluk Sampit dengan luas lahan sawah sekitar 8.565 hektare dan potensi produksi mencapai 36.615 ton gabah kering panen,” ujar Yulita, Selasa 7 April 2026.

Baca juga berita lainnya

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Ia menjelaskan wilayah kedua yang menjadi perhatian adalah Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dengan luas lahan sekitar 765 hektare dan potensi produksi sekitar 2.827 ton gabah kering panen.

Selain dua wilayah tersebut, beberapa kecamatan lain seperti Pulau Hanaut juga masuk dalam pemantauan karena memiliki lahan pertanian yang cukup luas.

Menurutnya, untuk menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau, Dinas Pertanian menerapkan dua pendekatan utama yang dikombinasikan secara terpadu, yaitu pembangunan infrastruktur air serta penerapan teknik budidaya adaptif di sektor pertanian.

“Dua metode ini kami satukan dan kombinasikan, yaitu melalui pembangunan infrastruktur air dan penerapan teknik budidaya adaptif. Budidaya adaptif ini adalah strategi pengelolaan pertanian yang disesuaikan secara fleksibel untuk mengantisipasi risiko perubahan iklim seperti kekeringan, banjir hingga serangan hama penyakit agar produktivitas tetap terjaga,” jelasnya.

Pada aspek infrastruktur air, Dinas Pertanian mengembangkan beberapa solusi teknis yang dapat dimanfaatkan petani untuk memastikan ketersediaan air di lahan pertanian.

Salah satunya adalah sistem pompanisasi, yaitu pengaliran air dari sungai atau sumber air terdekat menuju lahan pertanian menggunakan pompa. Sistem ini dinilai efektif terutama bagi lahan yang memiliki akses ke sumber air permukaan.

Selain itu, penggunaan sumur bor juga menjadi alternatif untuk memanfaatkan air tanah dalam sebagai cadangan air saat musim kemarau.

“Sumur bor dapat menjadi solusi untuk mengatasi kekeringan di lahan pertanian dengan memanfaatkan air tanah dalam, sehingga petani tetap memiliki sumber air untuk tanaman,” katanya.

Sementara itu, pembangunan embung atau kolam penampung air hujan juga diterapkan sebagai cadangan air selama musim kemarau. Embung berfungsi menampung air saat musim hujan agar dapat dimanfaatkan ketika curah hujan menurun.

Salah satu embung telah dibangun di wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan dimanfaatkan sebagai sumber cadangan air untuk lahan pertanian di sekitarnya.

Selain pembangunan infrastruktur air, Dinas Pertanian juga mendorong penerapan teknik budidaya yang lebih adaptif terhadap kondisi kekeringan.

Yulita menjelaskan petani dianjurkan menggunakan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi lahan kering.
Untuk tanaman padi misalnya, petani disarankan menggunakan varietas Inpago 8. Sementara untuk jagung dianjurkan menggunakan varietas Bisi 18, dan untuk tanaman cabai dapat menggunakan varietas Dewata 43.

Varietas tersebut dinilai lebih mampu bertahan di lahan kering atau tanpa genangan air dibandingkan varietas lainnya.

Selain pemilihan varietas, petani juga dianjurkan mengatur jarak tanam yang lebih renggang ketika memasuki musim kemarau agar tanaman tidak terlalu bersaing dalam mendapatkan air dan unsur hara. Pengolahan tanah juga dianjurkan seminimal mungkin untuk menjaga kelembapan tanah tetap stabil.

“Pengolahan tanah minimum ini penting agar kelembapan tanah tetap terjaga sehingga tanaman tidak cepat mengalami kekeringan,” jelasnya.

Teknik lain yang disarankan adalah penggunaan mulsa sebagai penutup tanah. Mulsa dapat berasal dari jerami, daun kering maupun plastik.

Penutup tanah tersebut berfungsi menjaga kelembapan tanah, mengurangi penguapan air, serta membantu mempertahankan ketersediaan air bagi tanaman dalam jangka waktu lebih lama.

“Mulsa plastik juga cukup efektif menahan air dan umur pakainya lebih lama dibandingkan mulsa organik,” ujarnya.

Dalam menghadapi musim kemarau, penyesuaian jadwal tanam juga menjadi strategi penting agar produksi pertanian tetap stabil.

Menurut Yulita, langkah-langkah antisipasi tersebut penting mengingat kekeringan merupakan ancaman serius bagi sektor pertanian yang dapat menurunkan produktivitas bahkan menyebabkan gagal panen.

“Kekeringan adalah ancaman serius bagi sektor pertanian karena dapat menurunkan produktivitas bahkan menyebabkan gagal panen jika tidak diantisipasi dengan baik,” katanya.

Karena itu, Dinas Pertanian terus mendorong penerapan teknologi sederhana yang dapat membantu petani menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Selain penggunaan mulsa dan varietas tahan kekeringan, petani juga dapat memanfaatkan sistem pertanian alternatif seperti tumpang sari maupun budidaya tanaman sayuran dengan metode hidroponik.

Menurutnya, pendekatan adaptasi terhadap perubahan iklim tidak hanya bergantung pada ketersediaan air, tetapi juga pada strategi pengelolaan lahan yang tepat dan keputusan budidaya yang bijak.

“Antisipasi kekeringan bukan hanya soal ketersediaan air, tetapi juga bagaimana kita mengombinasikan strategi yang tepat, waktu yang akurat, serta pengelolaan lahan yang cerdas agar sektor pertanian tetap produktif,” pungkasnya.

(dia/matakalteng)

Share2Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

BMKG Jelaskan Fenomena “El Nino Godzilla”, Dampaknya Bisa Picu Kemarau Lebih Panjang dan Karhutla

Next Post

Kotim Perkuat Desa Tangguh Bencana, Anggaran Rp7,67 Miliar Dialokasikan

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Minggu, 31 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Tantangan Era Digital Jadi Sorotan, Pesantren Dinilai Benteng Pembentukan Karakter Generasi Muda

Sabtu, 30 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026
Load More
Next Post

Kotim Perkuat Desa Tangguh Bencana, Anggaran Rp7,67 Miliar Dialokasikan

Debit Sungai Menurun, Perumdam Tirta Mentaya Siapkan Embung dan Distribusi Air Tangki untuk Warga

Kasus Diare hingga ISPA Berpotensi Meningkat di Kotim

Pemkab Kotim Dorong Percepatan Plasma, 11 Berkas Calon Pekebun Segera Diproses

BPBD Usulkan Status Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK