SAMPIT – Pemerintah Kecamatan Baamang menegaskan pentingnya pelayanan publik yang adaptif di wilayah perkotaan serta penguatan koordinasi lintas sektor dalam penataan kawasan pasar dan lingkungan permukiman, seiring dinamika masyarakat yang semakin kompleks.
“Sebagai ASN, kita tetap satu tujuan, yaitu melaksanakan program yang selaras dengan visi misi Bupati, terutama dengan program Asta Cita yang ada di pemerintah saat ini. Kita harus terus bekerja sama dengan stakeholder terkait, baik itu TNI, kepolisian, maupun pihak lainnya,” ujar Camat Baamang, Sufiansyah, saat memberikan arahan dalam kegiatan serah terima pejabat di lingkup Kecamatan Baamang, Senin 9 Februari 2026.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan di tingkat kecamatan dan kelurahan harus mampu mengembangkan sumber daya manusia (SDM) aparatur di bawahnya. Menurutnya, seorang pemimpin dituntut untuk terus mendorong semangat kerja, membuka ruang belajar, serta membangun pelayanan publik yang harmonis dan humanis.
“Menjadi seorang leadership harus bisa mengembangkan SDM yang ada di bawahnya. Jangan bosan terus bertanya dan belajar, dan tetap gunakan pelayanan publik yang harmonis, karena memang kita akui pelayanan di wilayah perkotaan ini sedikit berbeda dengan yang di luar kota atau desa, pelayanannya akan lebih sibuk. Untuk itu kita harus tetap melakukan pelayanan yang bersahabat dan bersahaja kepada masyarakat,” tegasnya.
Sufiansyah juga menjelaskan adanya sejumlah perubahan pejabat di lingkungan Kecamatan Baamang. Di antaranya, Sekretaris Kecamatan Baamang Zikrilah yang kini mendapat amanah sebagai Camat Mentaya Hilir Utara, serta Hartoni yang dipercaya menjabat sebagai Lurah Mentaya Seberang.
Selain itu, Plt Lurah Baamang Hilir yang sebelumnya menjabat sebagai Lurah Mentaya Seberang kini ditetapkan sebagai lurah definitif, serta pengisian jabatan Kepala Seksi Pembangunan di Kelurahan Baamang Barat yang sebelumnya kosong.
“Secara keseluruhan dari Kecamatan Baamang yang keluar ada empat orang dan yang masuk baru ada lima orang,” jelasnya.
Terkait Desa Tinduk, Sufiansyah menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu proses administrasi lanjutan menyusul jabatan kepala desa yang sebelumnya diemban oleh Zikrilah.
“Untuk Desa Tinduk kita masih menunggu, karena kemarin pak kades-nya Pak Zikri yang sekarang menjadi Camat Mentaya Hilir Utara. Nanti akan saya serahkan kepada BPD desa dan pemerintahan desa apakah mengadakan musyawarah untuk menunjuk kembali penjabat atau mengadakan PAW, tergantung rekomendasi mereka. Jika sudah ada, akan saya laporkan ke Bupati melalui Dinas PMD,” ungkapnya.
Dalam arahannya, ia juga memberi penekanan khusus kepada lurah Baamang Tengah dan lurah Baamang Hilir yang baru agar fokus pada pelayanan masyarakat dan penanganan isu-isu kewilayahan. Salah satunya terkait penertiban Pasar Keramat yang memerlukan koordinasi intensif dengan Satpol PP dan stakeholder terkait.
Selain itu, wilayah Baamang Tengah yang sempat terdampak genangan di kawasan Pasar Al Kamar dan Jalan Cristopel Mihing diminta segera ditangani secara gotong royong.
“Ajak kembali para RT dan masyarakat setempat untuk bersama-sama membersihkan saluran drainase,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post