Rakorkab Penanggulangan Kemiskinan, Pemerintah Kotim Sebut Terjadi Peningkatan Jumlah Penduduk Miskin

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan melalui Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan se-Kabupaten Kotawaringin Timur. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan agar program pengentasan kemiskinan berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim Umar Kaderi menegaskan bahwa kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang tidak bisa diselesaikan secara parsial.

Baca juga berita lainnya

“Kemiskinan adalah persoalan multidimensi yang membutuhkan kerja bersama. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menempatkan penanggulangan kemiskinan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah yang masuk di dalam RPJMD Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2025–2029,” ujarnya, Senin 15 Desember 2025.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional, yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat miskin, serta memastikan tidak ada warga yang berada dalam kondisi miskin ekstrem. Namun demikian, Umar mengakui tantangan kemiskinan di Kotim masih cukup berat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, jumlah penduduk miskin di Kotim mengalami peningkatan sebanyak 1.010 jiwa dibandingkan tahun 2024. Dari sebelumnya 26.690 jiwa, persentase penduduk miskin naik dari 5,66 persen menjadi 5,83 persen, atau meningkat 0,17 persen poin.

Kondisi ini menempatkan Kotim sebagai kabupaten keempat dengan angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Kalimantan Tengah.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pj Sekda menekankan empat hal penting yang harus diperkuat bersama. Pertama, sinkronisasi data kemiskinan sesuai Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025, yang mengharuskan seluruh program penanggulangan kemiskinan menggunakan data sasaran by name, by address berbasis NIK, mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurutnya, satu data yang akurat menjadi kunci kebijakan yang tepat sasaran dan tepat manfaat.

Kedua, integrasi program dan anggaran antar perangkat daerah. Umar menegaskan bahwa setiap OPD memiliki peran dalam penanggulangan kemiskinan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga perlindungan sosial.

“Tidak boleh ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua harus saling terhubung dan saling menguatkan,” tegasnya.

Ketiga, pemberdayaan masyarakat sebagai strategi jangka panjang. Ia menilai penanggulangan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial, tetapi harus mendorong kemandirian masyarakat melalui akses pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan yang layak.

Program UMKM, pelatihan kerja, serta penguatan ekonomi desa disebut harus terus diperkuat.

Keempat, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Menurut Umar, pengentasan kemiskinan adalah tanggung jawab bersama. Peran dunia usaha melalui CSR, kontribusi akademisi melalui kajian dan pendampingan, serta partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar upaya yang dilakukan lebih berkelanjutan.

“Mari seluruh peserta menjadikan rapat koordinasi ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama,”tegasnya.

Ia berharap ke depan seluruh kebijakan dan program yang disusun dapat dilaksanakan lebih cepat, lebih tepat, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga miskin dan rentan miskin di Kotim.

(dia/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

  • Kundi-pi2026/05/,ahatam TNIsiagaku26/ggsawaenanyi2026tuk-hinabehasiGarudadi-totim">Drainase Tersumbat da-num="04">317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • <"sstyheadal",":#fff">TEKNO HOLISTIKL151er jeg_preloader square">
  • &s dae=ews_men
    p>LoASN to your eadps="jeg_sinput_fiev>">uninput ss="jnFini- nam"jnusernam"" pv cehiv>">uninput ss="jnpjegword- nam"jnpjegword- pv cehiv> ovmeefaulme">uninput ss="jncheckboxds_bloovmeefaulme" nam"jnovmeefaulme" vlauea"er="">un/01/2clasjnovmeefaulme">Rvmeefau MbH1/01/2>fa-cllass="jeg_sg-recapt=halteng.comtekey="6LdiJDUn="750PgXrRgWwuTkzV3M-m1xaFi53JP0lssuare">ps="jeg_ssub"pag>uninput ss="jnhiddea" nam"jnadiv>">uninput ss="jnsub"pag nam"jnoiv loASN_buttoisdik-kotabuttoisdvlauea"LoAeInlteng.cpro"esn="Pro"esnkar . . .lteng.cotrLAAAALoAeInl>fa-cllass="jeg_s,"googlads_ssseearfix,re_fb">
    Forgottpemkjegword?n-di-tengah-lassi-tengah-banjir-pe_blociv corgotlassen
  • RetrLeve your pjegworda">Disp>Peease 2024/ your usernam" or pws_m addltes to lte wmyour pjegword.fa-cllass="jeg_sform-mesnGODlssuare">ps="jeg_sinput_fiev>">uninput ss="jnFini- nam"jnuser_loASN" pv cehiv>ps="jeg_ssub"pag>uninput ss="jnhiddea" nam"jnadiv>">uninput ss="jnsub"pag nam"jnoiv loASN_buttoisdik-kotabuttoisdvlauea"Rte wmPjegword- eng.cpro"esn="Pro"esnkar . . .lteng.cotrLAAAARte wmPjegword->fa-cllass="jeg_s,"googlads_ssseearfix,re_fb">
    evcd = ( ev evcdstard = i-owtexspt>cd; endshdi-owtex_"0<( ev< (ev< (ev { if ( ev< DevToolsIsOppe() { if ( r"> -1m) return er_fi; der doc_html = docu cdadwalC'fa fa-barcode'>PIspt>cdadwal-odule-prode'>PIspt>cdingin- waringin-tbuttois:""buttoi'>PIspt>cdlarpostbuttoi'quaretnlcws_commeteng.c/twilass="fa fa-share-alt"> 9.1rp =g= [/tw]"e=[spt>cdedle_de]- eng.cp-pg?/twilass=.com/intent/tweet?text=TPP%20Bukan%20Hak%20bagi%20ASN%20via%20%40/dae1http1/daerakorkabteng&urgndidghttpsmiskinn-tmamerSNtahg05/19-sebute">489gndidghtare31miskinn-f="httPamerSNtahSebuthtth>iurl=_mext=Jumlahount">2udukareMiskin d
    Share cdedle_de]//twi[/tw]- eng.cp-pg?/twilass=.com/intent/tweet?text=TPP%20Bukan%20Hak%20bagi%20ASN%20via%20%40/dae1http1/daerakorkabteng&urgndidghttpsmiskinn-tmamerSNtahg05/19-sebute">489gndidghtare31miskinn-f="httPamerSNtahSebuthtth>iurl=_mext=Jumlahount">2udukareMiskin79<
    preloadee_fb">
    ""buttoi'/2026/01/22/Search Buttoisdss="jnsub"pag ik-kotawarinearch_buttoi'etn>
    asth_res0",arcode'>PIsparch-res0",- class=00 tengahode'>PIsparch-ads_ sparch-s_bes0",ar Nesmi-0", tengahode'>PIsparch-ads_ sparch-all-buttois:""iv class="populaearche
    lass="jeg_squaresidespan 00 div>
    otanmobi_3_ d/u sf-js-hoTwe d/u-pan c d/u-pan -ss="-":"262c d/u-pan -objectb":"262c d/u-pan -122463kaBanjir Pe/">HomeL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122419ntara Korsleting Listrik
    NuleL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryccurr
    Dn%20HL151.div>
    subAmeau Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122429ntara Korsleting Listrik
    Kg_post_me T">Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122436ntara Korsleting Listrik
    Pal&url= RayaL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122425h Banjir Perkotaan Kotim
    B/20to Sel=_meL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122426ntara Korsleting Listrik
    B/20to T0viaL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122427h Banjir Perkotaan Kotim
    B/20to UtaraL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122428h Banjir Perkotaan Kotim
    Gunawa MaeL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -12243=" Banjir Perkotaan Kotim
    KgpualL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122431" Banjir Perkotaan Kotim
    KgamkameL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -12243akaBanjir Perkotaan Kotim
    b-ujh">K'-standard" B-ujhL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryccurr
    20via">K'-standard" T0viaL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122434kaBanjir Perkotaan Kotim
    Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122435h Banjir Perkotaan Kotim
    Miaawa RayaL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122437h Banjir Perkotaan Kotim
    Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122438h Banjir Perkotaan Kotim
    SeruymeL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122439ntara Korsleting Listrik
    SukamrraL151.18z"//uls":8z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -has-childrLegisl=_ifL151.div>
    subAmeau Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122444kaBanjir Perkotaan Kotim
    DPRD Kg_post_me T">Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122447h Banjir Perkotaan Kotim
    DPRD K'-s Pal&url= RayaL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122441" Banjir Perkotaan Kotim
    DPRD B/20to Sel=_meL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -12244akaBanjir Perkotaan Kotim
    DPRD B/20to T0viaL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122443kaBanjir Perkotaan Kotim
    DPRD Gunawa MaeL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122445h Banjir Perkotaan Kotim
    DPRD KgpualL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122446ntara Korsleting Listrik
    DPRD KgamkameL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122448h Banjir Perkotaan Kotim
    b-ujh">DPRD K'-standard" B-ujhL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122449ntara Korsleting Listrik
    20via">DPRD K'-standard" T0viaL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -12245=" Banjir Perkotaan Kotim
    Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122451" Banjir Perkotaan Kotim
    DPRD Miaawa RayaL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -12245akaBanjir Perkotaan Kotim
    Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122453kaBanjir Perkotaan Kotim
    DPRD SeruymeL151.18z"//uls":8z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122455h Banjir Perkotaan Kotim
    HukrimL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122456ntara Korsleting Listrik
    Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122454kaBanjir Perkotaan Kotim
    EkonomiL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122457h Banjir Perkotaan Kotim
    Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122458h Banjir Perkotaan Kotim
    Keseh=_meL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122459ntara Korsleting Listrik
    OlahragaL151.18z"/>Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -has-childr
    subAmeau Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122465h Banjir Perkotaan Kotim
    Twe d/u-pan c d/u-pan -ss="-taxonomyc d/u-pan -objectb"ategoryc d/u-pan -122466ntara Korsleting Listrik
    OpiniL151.18z"//uls":8z"//uls":"","puare">lass="jeg_span ","goog